PEKANBARU, Saturealita.com-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Riau di panggung olahraga internasional. Helin Wardina sukses meraih medali perunggu pada cabang olahraga (cabor) atletik nomor lari 200 meter kelas T37 putri dalam ajang Asian Paragames di Nagoya, Jepang.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), khususnya NPCI Provinsi Riau yang selama ini menjadi wadah pembinaan Helin dalam mengembangkan potensi dan kemampuan hingga mampu bersaing di tingkat internasional.
Raihan medali perunggu ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi. Dengan semangat, kerja keras, dan ketekunan, Helin Wardina mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan atlet-atlet dari berbagai negara Asia.
Ketua NPCI Riau, Indra Worman, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian yang diraih Helin. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggaan besar bagi NPCI Riau sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet paralimpik lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi.
“Kita turut bangga atas prestasi yang telah dicapainya di Negeri Matahari Terbit ini. Selamat buat Helin,” kata Indra Worman, Selasa (20/10/2026).
Indra berharap keberhasilan Helin dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya atlet penyandang disabilitas di Riau, agar tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita dan terus berusaha mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di kancah internasional.
Prestasi Helin juga menjadi momentum penting bagi NPCI Riau untuk terus memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas latihan, serta membuka peluang bagi atlet-atlet potensial lainnya agar mampu menembus kompetisi tingkat nasional hingga internasional.
Medali perunggu dari Nagoya bukan sekadar pencapaian di arena pertandingan. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi simbol perjuangan, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah seorang atlet yang mampu membawa kebanggaan bagi Riau dan Indonesia.
Helin Wardina telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir dari perjuangan. Dari Riau, ia melangkah ke panggung Asia dan membawa pulang kebanggaan untuk Indonesia. ***
