PEKANBARU, saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serka S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 11.30 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan yang rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.
Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Adapun rute yang dilalui meliputi Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada.
Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan karhutla serta bahaya yang dapat ditimbulkan, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, patroli melibatkan satu personel TNI, yakni Serka S. Hermanto, serta dua personel keamanan (security). Kegiatan didukung dengan satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan hotspot, titik api, maupun titik asap di wilayah patroli. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selama pemantauan dilakukan, tidak terdeteksi indikasi kebakaran pada titik-titik yang diperiksa.
Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. Peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, menghindari pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya karhutla.
Melalui patroli dan sosialisasi ini, Koramil 07/Tenayan Raya berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat. Sinergi antara aparat kewilayahan, petugas keamanan, dan warga diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.
Pencegahan karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan tetap aman dan terbebas dari ancaman kebakaran.***












