Cegah Karhutla di Tenayan Raya, Babinsa Koramil 07 Bersama Warga Gencarkan Patroli dan Sosialisasi

Diharapkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pentingnya Menjaga Lingkungan

Militer3 Dilihat

PEKANBARU,Saturealita.com-Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serka Susanto, bersama masyarakat peduli api (MPA) melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Senin (26/10/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, untuk mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah yang rawan terbakar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Karhutla.

Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah lokasi, yakni Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, dan Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan kondisi wilayah sekaligus menyosialisasikan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran. Warga juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan indikasi kebakaran maupun kepulan asap yang mencurigakan.

Berdasarkan hasil pemantauan selama patroli berlangsung, tidak ditemukan titik panas (hotspot), titik api, maupun titik asap di wilayah yang dipantau. Kondisi tersebut menjadi indikasi positif dalam upaya menjaga wilayah Tenayan Raya agar tetap aman dari ancaman Karhutla.

Kegiatan patroli ini melibatkan satu personel TNI, yakni Serka Susanto, serta dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, personel menggunakan satu unit sepeda motor.

Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan sejak dini, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran saat kondisi lingkungan mendukung terjadinya Karhutla.

Dengan adanya patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan, semakin meningkat sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *