PEKANBARU,Saturealita.com-Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Praka Dio Gones, bersama masyarakat melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah Kelurahan Bambu Kuning, Kota Pekanbaru, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di kawasan rawan terbakar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak karhutla.
Dalam patroli tersebut, Praka Dio Gones bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) menyusuri sejumlah lokasi di wilayah Kelurahan Bambu Kuning.
Adapun rute patroli meliputi Jalan Kampung Baru RT 04/RW 09, Jalan Karya Bersama, serta Jalan Payung Sekaki, Kelurahan Bambu Kuning.
Patroli ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.
Selain melakukan pemantauan wilayah, kegiatan sosialisasi juga diarahkan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran maupun kepulan asap di sekitar lingkungan mereka.
Hotspot dan Titik Api Nihil
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan titik panas (hotspot), titik api, maupun titik asap di lokasi patroli.
Kondisi tersebut menjadi hasil pemantauan pada saat kegiatan dilaksanakan. Meski demikian, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat tetap diperlukan untuk mencegah munculnya kebakaran, terutama di kawasan yang berpotensi mengalami kekeringan.
Kegiatan patroli melibatkan satu personel TNI dan dua personel MPA dengan dukungan satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kondisi lingkungan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah Kelurahan Bambu Kuning.
Sinergi antara Babinsa dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini serta mempercepat pelaporan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Selama kegiatan berlangsung, patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Upaya pencegahan ini diharapkan terus berlanjut melalui patroli rutin dan partisipasi aktif masyarakat sehingga wilayah Pekanbaru tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.***












