PEKANBARU (saturealita.com) – Duka menyelimuti keluarga besar National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Riau atas berpulangnya salah satu atlet unggulan mereka, Mulyadi, dalam usia yang masih muda.
Mulyadi, yang dikenal sebagai atlet Bowling berbakat, meninggalkan kesan yang mendalam bagi rekan-rekannya dan komunitas olahraga Riau. Ketua NPC Riau, Jaya Kusuma, menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Mulyadi, mengucapkan, “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.”
“Saya mengucapkan duka yang mendalam, namun tetap berharap kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan agar tetap diberi ketabahan. Kita harus ingat bahwa semua ini adalah takdir dan kehendak Allah SWT,” kata Jaya Kusuma, Sabtu, (27/4/2024) siang tadi melalui pesan WhatsApp kepada media online ini.
Mulyadi tidak hanya diakui sebagai atlet yang berprestasi, tetapi juga sebagai sosok yang baik dan inspiratif dalam kehidupan sehari-hari. Rekan-rekannya mengingatnya sebagai sosok yang penuh semangat dalam latihan dan kompetisi, serta selalu siap membantu sesama.
“Saya mengenal Almarhum sebagai sosok yang baik, terutama saat bersama-sama dalam latihan dan berbagai event yang pernah diikuti. Selamat jalan saudara kami Mulyadi. Kenangan dan doa yang terbaik kami sampaikan,” tambah Jaya.
Kepergian Mulyadi meninggalkan duka yang mendalam di kalangan atlet dan pecinta olahraga di Provinsi Riau. Semangat dan dedikasinya dalam dunia olahraga akan terus diingat dan diwarisi oleh generasi berikutnya. (***/s.topan)