PEKANBARU,Saturealita.com-Giat Laboratorium Budaya Anak Negeri, Peguyuban Kualo Nyogyakarta dan Sekitarnya (PKNS) dan Forum Komunikasi Jaranan Kuda lumping Provinsi Riau menaikan jenjang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru.
Kehadiran mereka, merupakan singgah sana dalam rangkaian silaturahmi dan arahan tunjuk ajar Melayu Riau untuk sebuah kolaborasi budaya dalam berbagai pergelaran yang mana dipusatkan Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru.
Menurut Ketua Laboratorium Budaya Anak Negeri dan sekaligus Ketua PKNS Riau Riyono Gede Trisoko, dirinya merasa tersanjung atas sambutan para Datuk petinggi LAMR Pekanbaru.
“Sebenarnya pertemuan ini, sudah lama kami rancang sambil menunggu kelengkapan administrasi yang akan dipaparkan. Alhamdulillah tiba juga saatnya pertemuan dan kami diberikan tempat dan ruang yang sangat begitu indah untuk berbuat apa maksud tujuan pertemuan ini”, kata Riyono Gede Trisoko, Jum’at, (12/09/25) usai pertemuan.
Dikatakannya, jujur sebenarnya selama ini, saat laboratorium budaya anak negeri menampilkan atraksi kebudayaan, sedikit ada kendala terkait seni kebudayaan Melayu itu sendiri untuk sama-sama tampil berkolaborasi dengan kebudayaan Jawa Riau.
“Kami berharap dengan pertemuan ini, insyaallah akan menjadi sebuah pengikat hubungan silaturahmi dan jenjang bersama dalam mempertahan kebudayaan untuk genZ sebagai daya tarik pengembangan dan komunikasi”, ungkapnya dihadapan Datuk dan Datin yang hadir pada kesempatan ini.
Disamping itu, dalam penyambutan LAMR Pekanbaru yang dihadiri Ketum DPH LAMR Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan
Ketum MKA Datuk Seri Rizky Bagus Oka diwakili sekum MKA Tengku Arifin.
Sekum DPH Datuk Bambang Irawan
Serta datuk-datuk maupun puan-puan pengurus dan LMBN Kota Pekanbaru, menyambut hangat atas niat Laboratorium Budaya Anak Negeri, PKNS dan FKJK Riau, hadir dalam kesempatan ini.
“Kedatangan Laboratorium Budaya Anak Negeri, PKNS dan FKJK merupakan suatu penghormatan dan memang kita hargai kekuatiran mereka dalam kemasan niat budi baik yang menjadikan penghargaan bagi kita, agar dalam penyajian kebudayaan Melayu Riau tidak salah langkah. Sebab kebudayaan kita mempunyai nilai adat yang sangat tinggi untuk disajikan kepada banyak orang”, ungkap Ketum DPH LAMR Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan.
Penutup dalam pertemuan, Datuk Seri Muspidauan menerangkan Adat Melayu payung negeri bagi kebudayaan lainnya, khusus Laboratorium Budaya Anak Negeri yang ada di Alam Mayang, memberikan peluang untuk ornamen Melayu terpajang diberbagai sudut ruang yang tersedia.
“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan silaturahmi dan tunjuk ajar Melayu Riau yang akan menjadi pemersatu dikemudian hari”, tutupnya. ***





