PEKANBARU,saturealita.com-Gayeng gayengan Bolo reog Bumi Lancang kuning, mempersembahkan ” Satu hati dalam seni”.
Kegiatan ini, bersempena menyambut tahun baru 2026, kelompok seni reog Provinsi Riau menampilkan berbagai atraksi diawali dengan pawai Akbar diikuti sekitar 300 peserta.
Kemudian berakhir di panggung hiburan acara, sebagai sebuah seni mewariskan dan memperkenalkan seni kebudayaan dan mengenalkan kepada generasi muda baik tergabung dalam organisasi maupun individu .
Dari sisi lain, juga menjadikan suatu daya tarik bagi generasi muda yang menyukai seni tersebut. Lihat dan sebagaimana diketahui dalam perkumpulan reog itu juga tidak semuanya asal suku Jawa, akan tapi dari suku-suku lain meliputi, Minang Batak dan Nias sebagai pecinta seni.
Hal ini, sebagaimana penegasan ketua singo Balelo Anton Libas memberikan lampu suar memancarkan sinarnya pada titiknya, akan menjadikan kekuatan tersendiri.
“Inilah kesempatan kita sebagai pelaku seni yang mana menjadi kewajiban untuk memberikan kepada generasi muda sebagai generasi penerus dalam mengembangkan kebudayaan itu sendiri”, ungkapnya.
Sementara Sukatno dari Singo Taruno membenarkan apa yg disampaikan Anto libas bahwa saat ini tinggi minat orang belajar reog dan jaranan, mungkin karena ada unsur kepahlawanannya.
“Ya mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian daripada kebanggaan bangsa Indonesia tercinta”, tutupnya. ***





