Ungkap Ketua PKNS Riau, Ini Wadah Pengembangan Seni Budaya Jawa Untuk Generasi Penerus Bangsa
PEKANBARU,saturealita.com-Belum genab satu bulan, Peguyuban Kawula Ngayogyakarta dan Sekitarnya (PKNS) Provinsi Riau dikukuhkan, langsung tancap gas membentuk wadah Dewan Kesenian (DK) PKNS Riau
Kehadiran DK PKNS Riau sendiri bertujuan untuk menyatukan berbagai membidangi berbagai macam seni kebudayaan meliputi, membina, reog kuda lumping silat, campur sari, kompang dan tambuah yang ada dibumi Lancang Kuning Provinsi Riau.
Pada Selasa malam, (12/5/26) secara resmi melakukan pelatihan perdana Karawitan asuhan Ki dalang Adi Pembayun bersama Pelatih Sarno CS dibawah Pimpinan Herry Sugiharyono.
Kegiatan latihan perdana dilakukan bertempat Laboratorium Budaya Anak Negeri Alam Mayang Pekanbaru.
“Alhamdulillah, usai pelantikan dan dilakukan rapat bersama, DK PKNS Riau secara resmi terbentuk. Pada malam ini, juga dilakukan latihan perdana Karawitan yang dilakuakan tim senior dengan jumlah 16 peserta”, ungkapnya sembari berhujar, untuk pelatihan berikutnya akan dilakukan para junior.
Dijelaskannya, hadirnya DK PKNS Riau bertujuan untuk mengenalkan nilai seni kebudayaan warisan leluhur dengan memaknai arti sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saya sangat berharap DK PKNS Riau, mampu memberikan kontribusi nyata dalam mempertahankan nilai budaya yang sudah dilahirkan para leluhur terdahulu, sehingga melekat kepada generasi penerus selanjutnya”, urainya.
Ditempat yang sama, Pengasuh DK PKNS Riau, Ki dalang Adi Pembayun, mengapresiasi adanya wadah ini.
“Kita ucapkan ribuan terimakasih atas terbentuknya wadah DK PKNS Riau, sehingga nilai seni kebudayaan dapat berkembang dengan pesat seiring muncul budaya lainnya”, paparnya.
Hal senada juga disampaikan Pelatih Karawitan DK PKNS Riau, Sarno CS, mengungkapkan arti dan makna terbentuknya wadah ini, tidak lain sebagai penerus budaya khususnya Jawa yang ada dibumi Lancang Kuning Provinsi Riau ini.
“Apa yang kita lakukan saat ini, bukan hanya untuk generasi muda asal Jawa saja, melainkan terbuka secara umum untuk masyarakat tempatan yang ingin mempelajarinya”, tegasnya.
Herry Sugiharyono selaku Ketua DK PKNS Riau, berkeinginan wadah ini, akan menjadi arahan sistimatis dalam pengembangan seni budaya Jawa pada umumnya.
“Hal yang menarik saya menanggapi hadirnya wadah ini, akan banyak lagi lahir para generasi muda untuk mencintai seni budaya produk para leluhur yang mesti dilakoni penerus anak bangsa”, tutupnya. ***





