Gerakan Cinta Masjid Mulai Diperluas Wilayah Riau Daratan, Kepulauan, Kota Pekanbaru
PEKANBARU,saturealita.com-Ketua Pimpinan Pusat Komunitas Cinta Masjid Indonesia (KCMI), DR. H. Rusli Effendy S.PdI., SE., M.Si., resmi mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Wilayah (PW) KCMI Provinsi Riau dan Pimpinan Daerah (PD) KCMI Kota Pekanbaru, Sabtu (16/5/2026).
Pengukuhan menjadi langkah awal memperluas gerakan memakmurkan masjid sekaligus menjadikan rumah ibadah sebagai pusat peradaban umat dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah membentuk kepengurusan PW KCMI Provinsi Riau yang dipimpin oleh Drs H Masrul Kasmy M.Si dan juga kepengurusan PD KCMI Kota Pekanbaru yang dipimpin oleh Drs Subli M.Si. Untuk daerah kabupaten lainnya yang sudah dalam proses akan segera kita kukuhkan,” ujar Rusli Effendy media online ini.
Lahir dari Ghirah Aksi 212, Rusli menjelaskan, Komunitas Cinta Masjid Indonesia merupakan gerakan dakwah pemuda muslim berfokus pada upaya memakmurkan masjid.
Gerakan ini lahir dari semangat kuat ukhuwah Islamiyah para alumni Aksi Bela Islam 212 di Jakarta pada tahun 2016 silam.
Menangkap kondisi dan hikmah situasi keummatan pada masanya, Rusli Effendy saat itu, menjabat selaku Sekretaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, mencoba menggagas terbentuknya Komunitas Cinta Masjid Indonesia.
Dengan tujuan utama membangkitkan kembali Masjid yang jumlahnya hampir satu juta di seluruh Indonesia sebagai pusat peradaban.
Rusli berucap, momentum ini harus tetap dijaga agar tetap ada, terutama pada generasi muda agar menjadikan Masjid sebagai “Istana Allah” yang mana berfungsi sebagai pusat ta’lim, tarbiyah, dan ta’dib (peradaban).
“Untuk memperluas gerakan sebuah organisasi ini, kemudian dibentuk kepengurusan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” jelasnya lagi.
Menurut Rusli, KCMI hadir bukan hanya untuk mengajak umat meramaikan masjid dalam kegiatan ibadah semata saja, tetapi juga menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pendidikan sosial hingga penguatan ekonomi umat secara merata.
Pusat Peradaban dan Ekonomi
Sementara itu, Ketua PW KCMI Riau, H Masrul Kasmy menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Bumi Lancang Kuning.
Ia menegaskan, pihaknya akan segera bergerak membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota di Riau serta menjalankan program organisasi yang menyentuh langsung generasi muda dan masyarakat luas.
“Sesuai dengan visinya, KCMI bertujuan menjembatani generasi muda agar lebih dekat dan cinta kepada masjid, dengan cara maupun pola bagaimana menghidupkan syiar salat berjamaah, khususnya salat lima waktu,” ungkap mantan birokrat tersebut.
Tak hanya itu, KCMI juga berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masjid agar keberadaan rumah ibadah mampu memberikan manfaat lebih luas bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
“Kita juga akan memberikan edukasi kepada pengurus masjid bagaimana mengembangkan ekonomi untuk kemaslahatan umat. Jadi selain membawa ketaatan kepada Allah SWT, masjid juga mampu membangun kekuatan ekonomi sehingga kemandirian umat dapat terwujud,” tambahnya.
Kemudian, Ketua PD KCMI Kota Pekanbaru, Drs Subli, menegaskan komitmennya menjadikan KCMI sebagai wadah syiar dan gerakan memakmurkan masjid di Kota Bertuah.
“Ini sesungguhnya perintah Allah SWT, sebagai muslim wajib menjalankannya dengan mencintai dan memakmurkan masjid. Bukan sebatas beribadah, tapi juga bagaimana jamaah yang ada di sekitar lingkungan masjid bisa ikut disejahterakan,” katanya.
Dalam waktu dekat, KCMI Pekanbaru akan melakukan sosialisasi seluruh masjid dan tidak hanya sebatas masjid paripurna saja, melainkan juga seluruh masjid yang ada di tengah masyarakat.
Subli menilai, masjid tidak boleh hanya megah dari sisi bangunan fisik semata, melainkan juga harus hidup dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat.
“Masjid itu tidak hanya sebagai tempat sholat saja, tapi juga harus menjadi pusat peradaban. Tempat yang sejuk, terbuka, dan ramah bagi semua kalangan,” ujarnya.
Selain fokus pada dakwah dan pembinaan jamaah, KCMI juga akan menjalankan berbagai program sosial seperti santunan dhuafa hingga penyediaan alat kebersihan masjid.
Sejak berdiri, KCMI diketahui terus berkembang dan memperluas pengaruhnya ke berbagai daerah, khususnya di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Dengan pendekatan dakwah yang kekinian dan dekat dengan budaya populer, organisasi ini dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid dan kegiatan keagamaan. ***





