Babinsa Tenayan Raya Perkuat Benteng Pencegahan Karhutla Sejak Dini
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian serius aparat teritorial di wilayah Kota Pekanbaru. Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga wilayah binaan agar tetap aman dari ancaman kebakaran melalui patroli rutin yang dipadukan dengan sosialisasi kepada masyarakat.
Pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serka Susanto, bersama unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan, khususnya di wilayah Kelurahan Tuah Negeri dan kawasan Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang secara konsisten dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api, terutama saat kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.
Selain menyusuri jalur patroli, petugas juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak warga segera melapor apabila menemukan indikasi kebakaran maupun kepulan asap.
Rute patroli dimulai dari Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, kemudian dilanjutkan menuju kawasan Jalan Melebung. Berdasarkan hasil pemantauan di titik koordinat lintang 0.565828° dan bujur 101.566627°, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap.
Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa wilayah yang dipantau masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Meski demikian, Babinsa menegaskan bahwa nihilnya temuan bukan berarti kewaspadaan dapat dikendurkan.
Justru kondisi tersebut harus dipertahankan melalui pengawasan berkelanjutan, sinergi lintas unsur, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, hingga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, patroli melibatkan satu personel TNI dan dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan satu unit sepeda motor operasional untuk menjangkau titik-titik pemantauan secara efektif.
Kehadiran aparat bersama masyarakat menunjukkan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen.
Koramil 07/Tenayan Raya berharap kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan secara rutin mampu membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Dengan deteksi dini, pengawasan lapangan yang intensif, serta partisipasi aktif warga, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Keberhasilan menjaga wilayah tetap bebas dari hotspot, titik api, maupun asap menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat terus berjalan efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat Tenayan Raya.***






