PEKANBARU,saturealita.com-Semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an kembali menggema di tengah masyarakat Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kelurahan Rejosari Ke-X resmi dibuka pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Pembukaan berlangsung di Masjid Al Gafar, Jalan Bata Ujung RT 02/RW 14, Kelurahan Rejosari.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Turut hadir dalam pembukaan MTQ tersebut Camat Tenayan Raya, Lurah Rejosari beserta para lurah se-Kecamatan Tenayan Raya, Kepala Puskesmas Rejosari, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejosari, Ketua LPM Kecamatan Tenayan Raya, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Hanura, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tenayan Raya, Ketua LPM Kelurahan Rejosari, Ketua Forum RT/RW, para Ketua RW dan RT se-Kelurahan Rejosari, pengurus Masjid Al Gafar, panitia pelaksana, dewan juri, peserta MTQ serta masyarakat RW 14 Rejosari.
Kehadiran Babinsa Kelurahan Rejosari, Serda Yusup Gunawan, dari Koramil 07/Tenayan Raya, turut menunjukkan dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaannya.
Awali MTQ dengan Nuansa Budaya dan Qur’ani
Pembukaan MTQ Ke-X Kelurahan Rejosari berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan melalui tari persembahan, sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan para tamu undangan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh protokol, sambutan Ketua Pelaksana, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Camat Tenayan Raya.
Salah satu momen penting dalam pembukaan tersebut ditandai dengan penyerahan piala bergilir oleh Lurah Rejosari sebagai simbol semangat kompetisi sekaligus kesinambungan pelaksanaan MTQ di tingkat kelurahan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama, doa dan penutupan.
Bukan Sekadar Perlombaan, Tapi Gerakan Mencintai Al-Qur’an
MTQ tingkat kelurahan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan generasi Qur’ani sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, aparat kewilayahan dan masyarakat.
Kehadiran peserta dari berbagai kalangan juga menjadi gambaran bahwa semangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat Rejosari.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, keberadaan kegiatan keagamaan seperti MTQ dinilai memiliki arti penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak dan memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Babinsa Pastikan Kegiatan Berlangsung Aman
Dalam kegiatan tersebut, unsur kewilayahan turut memberikan perhatian terhadap keamanan dan kelancaran acara. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama unsur pemerintah kelurahan serta masyarakat menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana kegiatan yang tertib dan kondusif.
Hingga seluruh rangkaian pembukaan selesai, kegiatan MTQ tingkat Kelurahan Rejosari Ke-X berlangsung aman, tertib dan lancar.
MTQ Ke-X Rejosari pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk semakin membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari serta melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca ayat-ayat Allah SWT, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.***






