PEKANBARU (saturealita.com/)-Ditengah upaya meningkatkan ketahanan pangan, Serma Ucok A Hsb, seorang Babinsa yang bertugas di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, terus mengawal dan melaksanakan Program Ketahanan Pangan yang digulirkan oleh Kodam 01/Bukit Barisan. Pada Kamis, (4/4/2024), dia aktif terlibat dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan pertanian bertahap di wilayah Kodim 0301/Pekanbaru.
Di Jalan Raja Panjang Okura, Serma Ucok A Hsb bersama timnya memfokuskan perhatian pada pengembangan berbagai jenis tanaman.
“Ya kita fokuskan pengembangan yang meliputi tanaman sayuran seperti pare, timun, dan bawang merah, serta tanaman cabe rawit,” kata Serma Ucok Hsb saat ditemui di lokasi.
A. Tanaman Sayuran Pare, Timun, dan Bawang Merah
Tanaman Bawang Merah
Tanaman bawang merah, yang saat ini berusia 36 hari sejak masa pembibitan, mendapatkan perhatian khusus dalam bentuk penyiraman dan perawatan rutin guna memastikan pertumbuhan yang optimal.
Tanaman Timun
Dengan luas lahan sekitar 1/3 hektar, tanaman timun yang sudah berusia 28 hari sejak tanam, terus mendapat perawatan intensif untuk memastikan kualitas dan hasil panen yang baik.
Tanaman Pare
Tanaman pare, yang baru berusia 5 hari sejak masa pembibitan, tengah dalam tahap persiapan lahan dan perawatan bibit. Serma Ucok A Hsb dan timnya menyiram bibit secara teratur untuk memastikan perkembangan tanaman yang sehat.
B. Tanaman Cabe Rawit
Tanaman cabe rawit juga menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Tahap 1
Luas lahan yang telah diselesaikan untuk tanaman cabe rawit tahap pertama mencapai sekitar 1/4 hektar. Serma Ucok A Hsb memastikan bahwa tanaman ini mendapatkan perawatan yang diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang baik.
Tahap 2
Pada tahap kedua, dengan luas lahan sekitar 1/4 hektar, tanaman cabe rawit sudah mencapai usia 6 bulan 10 hari. Meskipun tanaman sudah berusia lanjut, Serma Ucok A Hsb dan timnya tetap memantau kondisi tanaman secara berkala.
Tahap 3
Tahap ketiga, dengan luas lahan sekitar 1 hektar, baru saja dimulai dengan penanaman bibit cabe rawit. Serma Ucok A Hsb memastikan bahwa penanaman dilakukan dengan teliti dan sesuai prosedur untuk memaksimalkan hasil panen di masa mendatang.
Dengan keterlibatan Serma Ucok A Hsb dan kerjasama yang erat dengan masyarakat setempat, diharapkan produksi pertanian dapat meningkat secara signifikan, memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tutup Serma Ucok A Hsb. (***/s.topan)











