PEKANBARU, saturealita.com-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru.
Langkah preventif tersebut kembali dilakukan pada Sabtu, 12 September 2026, dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama bapak Zulkifli melaksanakan pemantauan pembuatan sumur bor di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila api tidak segera ditangani.
Patroli menyusuri sejumlah titik, di antaranya Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan. Kawasan tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dari potensi munculnya titik api maupun asap.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi Karhutla dilaporkan nihil. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di sepanjang rute patroli.
Adapun pemantauan dilakukan pada koordinat 0.555828° Lintang dan 101.572742° Bujur.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel yang terlibat terdiri dari 1 personel TNI dan 5 personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Tim menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana mobilitas patroli.
Selain melakukan pemantauan, kegiatan juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi wilayah yang memiliki kawasan rawan terbakar.
Pembuatan sumur bor juga menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla. Ketersediaan sumber air di kawasan rawan diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Kehadiran Babinsa bersama unsur masyarakat menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya mengandalkan tindakan saat kebakaran terjadi, tetapi juga membutuhkan deteksi dini, patroli rutin, edukasi dan kesiapsiagaan bersama.
Jajaran Koramil 07/Tenayan Raya terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan patroli yang dilakukan secara berkala, setiap potensi munculnya api diharapkan dapat diketahui sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah patroli dilaporkan tertib, aman dan lancar, dengan kondisi hotspot, titik api dan titik asap nihil.
Patroli terus bergerak, masyarakat terus diingatkan, karena mencegah Karhutla jauh lebih baik sebelum api membesar. ***






