Patroli Siang Terik, Babinsa Tenayan Raya Sisir Titik Rawan Karhutla

Api Nihil, Kewaspadaan Tetap Maksimal

Militer1 Dilihat

PEKANBARU, saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Pada Kamis, 24 September 2026, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menyasar sejumlah kawasan yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam upaya mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Patroli dilakukan dengan menyusuri Jalan Matoa, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, kemudian dilanjutkan menuju Jalan Gajah Mada di wilayah kelurahan yang sama.

Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila kebakaran terjadi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau kondusif. Hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil.

Pemantauan dilakukan pada koordinat Lat 0.555828° dan Long 101.572742° sebagai bagian dari kegiatan patroli pencegahan Karhutla di wilayah jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu personel TNI dan satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli juga didukung satu unit sepeda motor sebagai sarana mobilitas di lapangan.

Meskipun tidak ditemukan titik api maupun asap, patroli tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi. Pencegahan menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah dari potensi Karhutla, terutama pada kawasan yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran.

Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan lancar.

Dengan pemantauan secara langsung serta keterlibatan masyarakat, kewaspadaan terhadap potensi Karhutla di wilayah Tenayan Raya terus diperkuat. Kondisi nihil hotspot, titik api dan titik asap menjadi hasil pemantauan pada kegiatan tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *