PEKANBARU, Saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya (TR), Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, turun langsung melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (28/9/2026), sekitar pukul 12.00 WIB, dengan menyasar beberapa titik di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pelaksanaannya, Serma Herman tidak bergerak sendiri. Kegiatan ini turut melibatkan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
EMPAT TITIK JADI SASARAN, BABINSA DAN MPA PERKUAT PENGAWASAN WILAYAH
Patroli dilakukan dengan menyusuri empat ruas jalan yang berada di wilayah Kelurahan Tuah Negeri dan Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.
Adapun rute patroli meliputi Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04/RW 03, Kelurahan Tuah Negeri; Jalan Budi Luhur RT 01/RW 07, Kelurahan Industri Tenayan; Jalan Badak Ujung RT 02/RW 04, Kelurahan Tuah Negeri; serta Jalan Budi Agung RT 03/RW 02, Kelurahan Tuah Negeri.
Penyisiran tersebut dilakukan untuk memantau kondisi lingkungan, mengantisipasi potensi kebakaran, serta memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mencegah aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan bersama, terutama di kawasan yang memiliki potensi kerawanan kebakaran saat kondisi lingkungan mendukung terjadinya api.
HASIL PEMANTAUAN NIHIL TITIK API, ASAP DAN HOTSPOT
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, petugas melaporkan bahwa tidak ditemukan adanya hotspot atau titik panas, titik api, maupun titik asap di sepanjang rute patroli.
Hasil nihil tersebut menjadi indikator positif dari kondisi wilayah yang dipantau pada saat kegiatan berlangsung. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini.
Patroli dilaksanakan dengan melibatkan satu personel TNI dan tiga personel MPA, serta didukung satu unit sepeda motor (SPM) untuk menunjang mobilitas petugas dalam menjangkau sejumlah titik sasaran.
SINERGI TNI DAN MASYARAKAT JADI KUNCI CEGAH KARHUTLA
Kegiatan patroli dan sosialisasi ini menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla. Pengawasan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Masyarakat diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan rawan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.
Deteksi dini dan penyampaian informasi secara cepat menjadi langkah penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.
Melalui patroli rutin yang dilakukan jajaran Koramil 07/TR Kodim 0301/Pekanbaru bersama MPA, upaya menjaga wilayah Tenayan Raya dari ancaman karhutla diharapkan terus berjalan secara berkesinambungan.
Pesan utamanya jelas: mencegah kebakaran sejak dini jauh lebih baik daripada menghadapi dampak kebakaran yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kehidupan masyarakat.***












