Edy Natar Imbau Tokoh Riau Bersatu Dukung Kebijakan Kapolri Perang Total Lawan Narkoba

Hari ini Kita Semua Berterima Kasih, Allah Titipkan Seorang Kapolri Insyaallah Amanah

Nasional, Tokoh15 Dilihat

PEKANBARU,Saturealita.com-Mantan Gubernur Riau sekaligus tokoh masyarakat Bumi Melayu, Edy Natar Nasution, mengajak seluruh elemen tokoh di Provinsi Riau untuk merapatkan barisan. Ia menyerukan gerakan bersama mendukung kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi dalam memberantas peredaran narkotika dan kemaksiatan di Riau.

“Hari ini kita semua berterima kasih, Allah titipkan seorang Kapolri yang insya Allah amanah dalam menjalankan tugasnya,” ujar Edy Natar. Ia memuji sosok Jenderal Polisi Suyudi yang dikenal taat beribadah dan aktif menyampaikan pesan kebaikan melalui mimbar khotbah Jumat.

Menurut Edy, instruksi tegas Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah untuk memerangi narkoba langsung direspons cepat di tingkat lokal. Edy pun mengajak para tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh adat, hingga ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di Riau untuk bersatu menyokong kebijakan tersebut dengan mendorong penuh langkah Kapolda Riau.

Dorong Pencabutan Izin THM

Meski mengapresiasi langkah cepat Polda Riau yang gencar merazia Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pekanbaru, Edy memandang tindakan preventif dan hukum tersebut belumlah cukup. Pihaknya mendesak kepala daerah di seluruh wilayah Riau untuk mengambil langkah konkret yang lebih radikal, yakni mencabut izin operasional THM.

“Memerangi narkoba berkaitan dengan hukum ekonomi. Ada permintaan, makanya ada persediaan. Jadi jika kita ingin memerangi narkoba secara tuntas, tutup dan cabut izin semua THM. Kuat dugaan, pasar terbesar penerima narkoba adalah di Tempat Hiburan Malam,” tegas Edy.

Ia menambahkan bahwa razia dan peringatan tertulis sudah sangat sering dilakukan namun belum memberikan efek jera yang permanen. Bahkan, Edy menceritakan beberapa waktu lalu dirinya bersama tokoh perempuan Riau, Bunda Azlaini Agus, dan sejumlah ormas sempat turun langsung menyampaikan aspirasi di depan THM New Paragon karena adanya indikasi lokasi tersebut digunakan untuk aktivitas terlarang.

Pesan Moral dan Falsafah Melayu

Edy mengingatkan bahwa gerakan pembersihan ini bukan sekadar tugas penegak hukum, melainkan tanggung jawab moral seluruh pemimpin dan tokoh Riau. Identitas Riau sebagai Bumi Melayu yang memegang teguh falsafah, “adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah” harus dijaga marwahnya dari cengkeraman narkoba dan maksiat.

“Ketokohan kita di dunia ini akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak. Oleh karenanya, mari semua tokoh bersatu mendukung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi,” ucapnya mengingatkan.

Di akhir penyataannya, Edy Natar turut menyampaikan apresiasi tinggi atas sikap tegas Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid. Dukungan politik dari parlemen kota dinilai menjadi suntikan energi penting bagi kepolisian daerah untuk menyisir habis jaringan narkotika di Kota Bertuah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *