IKJR Dukung Arak-arakan Keberagaman di Pekanbaru

Kampriwoto Dorong Jadi Agenda Tahunan

Budaya50 Dilihat

PEKANBARU,Saturealita.com–Semangat persatuan dan kebersamaan lintas etnis akan mewarnai Kota Pekanbaru melalui kegiatan Arak-arakan Keberagaman dan Persebatian Antar Etnis di Riau, yang diinisiasi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berkolaborasi dengan BKOW, FPK, dan BPK dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad pagi, 18 Oktober 2026 mendatang. Arak-arakan ini diharapkan menjadi ruang untuk memperlihatkan kekayaan budaya, mempererat hubungan antar etnis, sekaligus memperkuat identitas Riau sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman.

Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Provinsi Riau, Kampriwoto, menyambut positif rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut. Saat dihubungi melalui telepon pada Kamis (15/10/2026), ia menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat persaudaraan dan mempromosikan kebudayaan daerah.

Menurut Kampriwoto, kegiatan yang mengangkat keberagaman budaya telah banyak dilakukan di berbagai daerah, khususnya di Pulau Jawa dan sekitarnya. Selain memperkuat hubungan sosial masyarakat, kegiatan semacam itu juga dapat menjadi sarana promosi objek wisata dan daya tarik daerah.

“Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini. Kalau bisa, dijadikan agenda kalender tahunan, tentunya secara sistematis, terstruktur, dan terorganisir dengan baik,” ujar Kampriwoto, yang saat ini berada di Bandung.

Ia menilai, keberlanjutan kegiatan tersebut perlu dipersiapkan secara matang agar tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya, penguatan persatuan, serta pengembangan potensi pariwisata di Provinsi Riau.

Kampriwoto juga memberikan masukan agar koordinasi dan komunikasi terkait pelaksanaan kegiatan dilakukan jauh hari sebelumnya. Menurutnya, perencanaan yang terarah perlu menjadi bagian dari program LAMR sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik.

“Saya berharap khususnya kepada LAMR agar kegiatan ini terus dipertahankan ke depannya. Koordinasi dengan seluruh lintas etnis perlu dibangun agar semuanya dapat dilibatkan. Yang terpenting, dukungan penuh dari pemerintah juga diperlukan untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi kegiatan keberagaman ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, keterlibatan berbagai paguyuban dan komunitas etnis dinilai penting agar kegiatan tersebut benar-benar mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Riau yang terdiri dari beragam latar belakang budaya.

Dukungan pemerintah, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan kegiatan sekaligus membuka peluang bagi keberagaman budaya untuk menjadi daya tarik wisata dan kebanggaan bersama.

Melalui Arak-arakan Keberagaman dan Persebatian Antar Etnis ini, Pekanbaru diharapkan semakin meneguhkan semangat berbeda-beda tetapi tetap bersaudara, dengan menjadikan budaya sebagai jembatan persatuan dan keharmonisan di Bumi Lancang Kuning. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *