Ketua Podsi Kota Berharap Melalui Multiiven PIDBF 2019 Mampu Mendongrak Sektor Pariwisata Riau

oleh
Tanpak hadir Ketua Podsi Kota Pekanbaru Agus Triono (baju hitam) saat menghadiri Rapat Lintas Internal Cabor, Selasa (19/3/2019) siang
Jasa Website murah

Saturealita.com PEKANBARU-Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru ke 235 tahun 2019, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru, gelar rapat lintas beberapa cabang olahraga (Cabor).

Hadir dalam rapat tersebut, tiga Cabor yakni, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota, Ikatan Persatuan Silat Indonesia (IPSI), Serikat Panjat Tebing Indonesia (SPTI) Persatuan Sepak Takraw Seluru Indonesia (PSTI) Kota Pekanbaru.

Rehabilitasi narkoba

Dalam rapat tersebut membahas dan menyiapkan program wisata berbasis olahraga sebagai upaya menarik wisatawan berkunjung ke Ibukota Provinsi Riau tersebut.

“Ada empat iven olahraga yang kita persiapkan saat ini. Perry nomor dragon boat dari cabang olahraga dayung, pencak silat, panjat tebing, dan sepak takraw,” kata ketua Podsi Kota Pekanbaru Agus Triono, Selasa (19/3/2029) siang.

Kemudian Agus menjelaskan, sesuai jadwal kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada bulan Juni 2019.

Lanjut Agus, kegiatan ini merupakan upaya KONI Kota Pekanbaru mengembangkan sektor pariwisata olahraga atau “sport tourism”.

“Saat ini kita sedang mengikuti jalannya rapat teknis internal guna mempersiapkan beragam kegiatan yang hanya menyisakan waktu kurang dari tiga bulan”, jelas Ketua Podsi Kota yang baru dilantik ini.

Untuk kegiatan tersebut, Agus menuturkan menghadirkan ajang olahraga air bertema International Dragon Boat Festival (PIDBF) 2019.

Selain itu, juga terdapat ajang Kejurnas Panjat Tebing dan penampilan pesilat-pesilat Sumatera serta penampilan atlet sepak takraw akan menjadi andalan ajang multiiven ini.

KONI Kota Pekanbaru sendiri menargetkan ajang multiiven dengan roh “sport tourism” ini bisa menjadi agenda tahunan di Pekanbaru di waktu mendatang. Kota Pekanbaru secara geografis dibelah oleh sungai Siak. Namun, keberadaan sungai tersebut belum dapat dimanfaatkan maksimal oleh pemerintah setempat sebagai pendongkrak sektor pariwisata.

“Saya berharap, dengan diadakan ajang multiiven ini, mampu mendongrak sektor pariwisata sungai siak menjadi ikon pengingat bagi wisata lokal maupun manca negara”,tutupnya (***).

Print Friendly, PDF & Email