Beda Baju Beda Warna Prinsip Satu Joran Sejuta Persaudaraan Dengan Slogan Jangan Katakan Siapa Kamu Siapa Dia Kita Pemancing Bersaudara

oleh
para komonitas pancing Riau berfoto bersama usai Bukber
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com- Ratusan orang yang tergabung komunitas pemancing Riau, Sabtu Petang (25/5/2019) di Serambi Kopi Jl Arifin Ahmad, Pekanbaru berkumpul dalam rangka Buka bersama (Bukber) serta menyantuni anak yatim yang ada disekililing tempat tersebut.

Kegiatan Bukber dan menyantuni anak yatim bersama komunitas pemancing Riau, juga dibungkus dalam rangka mempererat silaturahmi antar pemancing di Riau.

Rehabilitasi narkoba

Kegiatan ini hasil dari musyawarah dan mufakat beberapa komonitas dua minggu sebelumnya, maka keputusan, Spot Mancing Riau (SMR) selaku pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

Ketua SMR Surya Dharma menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan ini dalam upaya menjaga ikatan persaudaraan antar sesama pemancing yang berasal dari berbagai komunitas.

“SMR ini merupakan kumpulan dari berbagai komunitas mancing yang ada di Riau, seperti dari Rohul, Tapung, Pelalawan, Inhil, dan daerah lainnya. Untuk menjaga kekompakan, pertemuan kita lakukan setiap bulannya. Lewat kumpul-kumpul inilah kita saling berbagi cerita dan menyusun kegiatan,” kata Surya.

Surya juga berharap kepada para pamancing untuk selalu menjaga kekompakan dan yang paling penting peka dengan lingkungan sekitar. Misalnya berbagi dengan anak yatim, tidak mencemarkan lingkungan dan kegiatan positif lainnya.

“Dalam upaya menjaga lingkungan, kita sudah programkan penaburan bibit ikan ke sungai. Selain itu, kita juga sosialisasikan ke masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan, khususnya sungai, rawa, dan parit. Orang yang kita temui sedang meracun atau menyentrum ikan, itu kita cegah serta diberikan pengertian untuk tidak merusak lingkungan,” tegasnya.

Organisasi yang baru setahun didirikan, kini beranggotakan tak kurang dari 2,000 orang. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan antar anggota yang beragam ‘warna’ SMR mengusung kebersamaan lewat pertemuan rutin yang dilakukan setiap bulannya.

“Beda baju beda warna tidak masalah. Prinsipnya, satu joran sejuta persaudaraan. Slogan kita, jangan katakan siapa kamu, siapa dia, kita pemancing bersaudara,” pungkasnya.

Sepenanggungan
Banyak manfaat yang didapat dari seringnya berkumpul dalam wadah komunitas para pemancing mania di Riau ini. Salah satunya jalinan persahabatan dari pemancing antar daerah. Hal ini disampaikan salah seorang pengurus Hantu Rawa Fishing Community, Anto.

Menurutnya, dengan komunikasi yang selalu dibangun, rasa persaudaraan terjalin dengan sangat kuat.

“Disini kita tidak hanya sekadar menyalurkan hobi, akan tetapi lebih dari itu. Muncul rasa sepenanggungan antar pemancing. Sebagai contoh, ketika ada salah seorang anggota yang tertimpa musibah, kita bersama-sama memberi bantuan. Seperti yang terjadi di pelalawan beberapa waktu lalu, dimana salah seorang teman kita ditimpa bencana kebakaran, kita langsung respek melihat. Inilah bentuk solidaritas yang bagi saya sangat berkesan,” ucap Anto. (***)

Print Friendly, PDF & Email