Bakti dan Tugas Mulia Dalam Jaga Kewilayaan
PEKANBARU, Saturealita.com-Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya dilakukan saat muncul titik api. Di balik kondisi wilayah yang tetap aman dan bebas dari kebakaran, terdapat kerja nyata aparat di lapangan yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Hal itulah yang kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Hari Surachman, melalui patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah binaannya.
Pada Sabtu (27/6/2026), Serda Hari Surachman menyusuri sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi rawan Karhutla di Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Patroli dilakukan mulai dari Jalan Sumatra RT 02 RW 12, Sialang Bungkuk RT 01 RW 12, Simpang Badak Hang Tuah, hingga kawasan Sekuntum dan Budi Luhur.
Dalam setiap titik patroli, Babinsa tidak hanya memastikan kondisi lapangan tetap aman, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat. Warga diberikan pemahaman mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar, baik dari sisi hukum maupun dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Menurut Serda Hari Surachman, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran sudah terjadi. Oleh karena itu, pendekatan persuasif melalui komunikasi sosial menjadi langkah utama agar kesadaran masyarakat terus tumbuh.
“Partisipasi masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah Karhutla. Kami mengajak seluruh warga untuk menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan,” ujarnya.
Patroli tersebut juga melibatkan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bersama Babinsa menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi rawan kebakaran. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa upaya menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. Berdasarkan data Posko Karhutla, tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di wilayah patroli.
Kondisi ini menjadi indikator bahwa langkah pencegahan yang dilakukan secara rutin mampu menekan potensi terjadinya Karhutla.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tim didukung satu unit Sepeda Motor Patroli (SPM) sebagai sarana mobilitas untuk menjangkau lokasi-lokasi yang menjadi fokus pengawasan.
Kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan berkesinambungan merupakan bagian dari komitmen Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru dalam mendukung program pengendalian Karhutla di Provinsi Riau.
Dengan menggandeng masyarakat sebagai mitra utama, diharapkan budaya menjaga lingkungan tanpa membakar lahan semakin mengakar, sehingga wilayah Tenayan Raya tetap aman, hijau, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.***












