Persoalan Drainase Hingga Data Warga Jadi Prioritas Penanganan
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, dan elemen masyarakat terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang digelar Babinsa Kelurahan Tuah Negeri, Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, di Kantor Lurah Tuah Negeri, Jalan Budi Luhur RT 01 RW 01, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (9/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu dihadiri Sekretaris Kelurahan Tuah Negeri, Kasi Pemerintahan Kelurahan, Ketua Forum RT/RW, serta unsur Babinsa sebagai representasi TNI di wilayah binaan.
Forum tersebut menjadi wadah untuk membahas sejumlah persoalan strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah kondisi drainase di sejumlah titik permukiman warga yang selama ini kerap mengalami penyumbatan. Ketika intensitas hujan meningkat, saluran air yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air meluap hingga memasuki kawasan permukiman dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut Serma Herman, persoalan drainase tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, keberadaan Ketua RT dan RW memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam menggerakkan partisipasi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai solusi nyata mengatasi persoalan lingkungan. Pembersihan saluran air secara berkala dinilai menjadi langkah sederhana namun sangat efektif untuk mencegah banjir yang setiap tahun berpotensi terjadi saat musim penghujan.
“Semangat kebersamaan merupakan modal utama dalam menjaga lingkungan. Apabila seluruh warga bergerak bersama membersihkan drainase, maka risiko banjir dapat ditekan sejak dini,” tegas Serma Herman di hadapan peserta rapat.
Ia juga menegaskan bahwa Babinsa bersama Bhabinkamtibmas siap turun langsung mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan gotong royong maupun penanganan persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah Kelurahan Tuah Negeri.
Selain membahas drainase, forum komunikasi tersebut juga menyoroti pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lain, seperti kebakaran maupun banjir akibat tingginya curah hujan yang belakangan melanda Kota Pekanbaru.
Babinsa mengimbau seluruh perangkat RT dan RW agar tidak menunda pelaporan apabila terjadi keadaan darurat. Menurutnya, koordinasi yang cepat dengan unsur Tiga Pilar, Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, akan mempercepat proses penanganan sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.
Koordinasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem respons cepat di tingkat kelurahan, terutama ketika masyarakat membutuhkan tindakan segera saat menghadapi kondisi darurat.
Pada kesempatan yang sama, Serma Herman juga menyampaikan pembaruan data warga Kelurahan Tuah Negeri tahun 2026 kepada Sekretaris Kelurahan.
Pembaruan data kependudukan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung ketepatan program pelayanan publik, penyaluran bantuan pemerintah, hingga penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat kelurahan.
Keakuratan data penduduk dinilai menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Koramil 07/Tenayan Raya kembali menunjukkan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Komsos yang dilaksanakan secara rutin ini diharapkan mampu memperkuat hubungan harmonis antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, bersih, serta memiliki semangat gotong royong yang terus terjaga sebagai kekuatan utama membangun wilayah. ***







