Edukasi Door to Door Jadi Benteng Awal Cegah Karhutla di Tenayan Raya
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi prioritas aparat teritorial di wilayah Kota Pekanbaru. Tidak hanya mengandalkan pemantauan terhadap potensi titik api, pendekatan persuasif melalui edukasi langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menekan risiko terjadinya kebakaran, terutama saat memasuki musim yang rawan.
Komitmen tersebut ditunjukkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Hari Surachman, yang pada Selasa (14/7/2026) pukul 11.00 WIB melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah kawasan Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
Patroli dilakukan dengan menyisir beberapa titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, yakni di Jalan Sumatra RT 02 RW 12, Jalan Sialang Bungkuk RT 01 RW 12, Jalan Simpang Badak Hang Tuah, serta Jalan Sekuntum.
Di setiap lokasi, Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan kondisi lingkungan, tetapi juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Hari Surachman menegaskan bahwa mencegah karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, satu tindakan pembakaran yang dianggap sepele dapat berkembang menjadi bencana besar apabila tidak segera dikendalikan.
Pendekatan komunikasi sosial dilakukan secara humanis. Warga diberikan pemahaman mengenai dampak luas kebakaran hutan dan lahan, mulai dari pencemaran udara, terganggunya kesehatan masyarakat akibat kabut asap, rusaknya ekosistem, hingga potensi sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan secara sengaja.
Selain memberikan edukasi, Babinsa bersama anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) juga melakukan pengecekan terhadap kondisi wilayah untuk memastikan tidak terdapat indikasi kebakaran.
Berdasarkan hasil patroli, situasi di seluruh lokasi terpantau aman. Posko Karhutla yang berada pada koordinat Latitude 0.498273° dan Longitude 101.50694° mencatat nihil hotspot, nihil titik api, dan nihil titik asap.
Keberhasilan mempertahankan kondisi tersebut menjadi indikator bahwa patroli rutin dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan mulai membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
Kegiatan ini melibatkan satu personel TNI bersama tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan satu unit sepeda motor operasional untuk menjangkau wilayah patroli secara efektif. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi modal utama dalam membangun sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran.
Kodim 0301/Pekanbaru melalui jajaran Koramil 07/Tenayan Raya terus mengedepankan langkah preventif dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi. Patroli lapangan yang dipadukan dengan edukasi langsung kepada warga diharapkan mampu menciptakan budaya peduli lingkungan, sehingga masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayahnya dari ancaman karhutla.
Dengan kondisi wilayah yang masih aman tanpa adanya hotspot maupun titik api, aparat berharap seluruh masyarakat tetap konsisten mematuhi imbauan yang telah disampaikan.
Kewaspadaan, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen menjadi kunci agar wilayah Tenayan Raya tetap terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. ***








