Sinergi Bersama Warga Perkuat Deteksi Dini di Kawasan Rawan
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian serius jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru.
Sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi meningkatnya titik rawan kebakaran, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Susanto, bersama masyarakat peduli api (MPA) melaksanakan patroli terpadu sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Koramil 07/Tenayan Raya dalam menjaga wilayah binaannya agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak lingkungan, kesehatan, hingga kerugian ekonomi masyarakat.
Patroli difokuskan pada dua titik yang selama ini menjadi perhatian, yakni di Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, serta Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Selain melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan, personel juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Dalam sosialisasi tersebut, Serka Susanto mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya asap, titik api, maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi wilayah terpantau aman. Pada koordinat pemantauan di titik Latitude 0.564715° dan Longitude 101.568726°, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun kepulan asap yang mengindikasikan terjadinya kebakaran.
Hasil tersebut menjadi indikator bahwa langkah patroli rutin dan edukasi yang selama ini dilakukan mulai menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Kegiatan patroli melibatkan satu personel TNI dari Koramil 07/Tenayan Raya dan dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Dengan dukungan satu unit sepeda motor operasional, tim menyusuri sejumlah akses jalan dan kawasan yang dinilai memiliki potensi kebakaran untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem deteksi dini terhadap ancaman karhutla.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan wilayah, tetapi juga memperkuat komunikasi sosial sehingga berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Selama pelaksanaan patroli dan sosialisasi berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan akan terus mengintensifkan patroli rutin, terutama pada musim kemarau, sebagai bentuk komitmen menjaga wilayah binaan tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan lestari. ***






