Sinergi TNI, Pemerintah dan Pesantren Perkuat Generasi Qurani
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, tokoh agama, dan lembaga pendidikan Islam. Hal itu terlihat dalam kegiatan Pembukaan Magrib Mengaji yang digelar di Pesantren Tahfiz F3, Jalan Singgalang I, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Senin (20/7/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter anak-anak melalui pendidikan Al-Qur’an merupakan tanggung jawab bersama.
Mewakili TNI di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Tangkerang Timur Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Peltu Afrianto, turut menghadiri undangan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa sekaligus memperlihatkan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan positif yang mempererat hubungan sosial dan memperkuat ketahanan wilayah melalui pendekatan pembinaan masyarakat.
Acara juga dihadiri Camat Tenayan Raya Abdurrahman, S.IP., M.Si, Lurah Tangkerang Timur Beni Wahyudi, SP, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW 02 Harianto, para orang tua wali santri, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Suasana semakin syahdu ketika acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di lingkungan pesantren. Penampilan qasidah dari para santri putra dan putri turut memberikan warna tersendiri, menampilkan bakat sekaligus kecintaan generasi muda terhadap seni Islami.
Dalam sambutannya, pimpinan Pesantren Tahfiz F3, H. Marwan, menyampaikan bahwa program Magrib Mengaji merupakan langkah nyata untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari pembentukan akhlak dan moral yang berlandaskan ajaran Islam.
Sementara itu, Camat Tenayan Raya, Abdurrahman, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap program Magrib Mengaji dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk generasi Qurani, sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Puncak kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hamid, S.Sy., M.E. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para santri, orang tua, dan masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta membiasakan anak-anak mengisi waktu selepas Magrib dengan membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan kitab suci.
Menurutnya, kebiasaan Magrib Mengaji bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga investasi spiritual yang akan melahirkan generasi berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Kehadiran unsur pemerintah, Babinsa, tokoh agama, dan masyarakat mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 20.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Diharapkan, program Magrib Mengaji di Pesantren Tahfiz F3 dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Kota Pekanbaru untuk terus menghidupkan tradisi membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi penerus bangsa.***







