JAGA API, JAGA RIAU! Babinsa dan MPA Sisir Titik Rawan Karhutla Tenayan Raya

Militer121 Dilihat
Hasilnya: Nihil Api dan Asap

Pekanbaru, saturealita.com/-Upaya mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan di wilayah Kota Pekanbaru. Selasa, 1 September 2026, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA), turun langsung melakukan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.

Patroli yang dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan kawasan yang memiliki potensi rawan terbakar tetap dalam pengawasan. Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, personel juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada lahan yang rentan terbakar.

Dengan mengendarai satu unit sepeda motor, tim menyusuri sejumlah jalur yang menjadi rute patroli. Pemantauan dilakukan di Jalan Matoa, Kelurahan Industri Tenayan, kemudian dilanjutkan menuju Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya. Kawasan tersebut menjadi bagian dari perhatian patroli guna mendeteksi sedini mungkin apabila muncul indikasi kebakaran maupun asap.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi yang relatif aman. Berdasarkan laporan patroli, hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil. Kondisi tersebut menjadi kabar positif sekaligus menunjukkan pentingnya patroli rutin dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

Patroli tersebut melibatkan satu personel TNI dan lima personel MPA, dengan dukungan satu unit sepeda motor. Salah satu titik koordinat yang menjadi acuan pemantauan berada pada Latitude 0.555828° dan Longitude 101.572742°.

Bagi Babinsa dan MPA, pencegahan Karhutla bukan sekadar persoalan memadamkan api ketika kebakaran terjadi. Lebih jauh, langkah utama adalah membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap di kawasan rawan.

Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga wilayah Tenayan Raya. Patroli yang dilakukan secara berkala sekaligus menjadi pesan bahwa kewaspadaan terhadap Karhutla harus dilakukan bersama, karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta kualitas udara.

Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar. Nihilnya hotspot, titik api, maupun titik asap pada saat pemantauan menjadi hasil yang patut dipertahankan. Semangatnya sederhana namun strategis: mencegah sebelum terbakar, menjaga sebelum terlambat.

Dari Tenayan Raya, pesan pencegahan kembali digaungkan: jangan beri ruang bagi api untuk membesar. Jaga lahan, jaga lingkungan, dan bersama-sama cegah Karhutla sejak dini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *