Babinsa dan Warga Industri Tenayan Perketat Patroli Karhutla
Pekanbaru, Saturealita.com-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak menunggu api muncul untuk diantisipasi. Kesadaran dan kewaspadaan justru harus dibangun sebelum percikan kecil berubah menjadi bencana besar.
Semangat itulah yang ditunjukkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan saat melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla, Jumat, 4 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.
Patroli menyasar sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, di antaranya Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendeteksi sedini mungkin potensi munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembakaran lahan.
Dengan menyusuri wilayah menggunakan satu unit sepeda motor, Sertu S. Hermanto bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemantauan sekaligus menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat. Kehadiran aparat bersama masyarakat menjadi gambaran bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen di tingkat lingkungan.
Hasil pemantauan kali ini memberikan kabar positif. Hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap juga nihil. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa selama kegiatan patroli berlangsung tidak ditemukan adanya tanda-tanda kebakaran di rute yang dipantau.
Namun, nihilnya titik api bukan berarti kewaspadaan boleh diturunkan. Justru patroli dan sosialisasi perlu terus dilakukan secara konsisten, terutama di kawasan yang memiliki potensi rawan terbakar. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun kepulan asap mencurigakan.
Kolaborasi Babinsa dan MPA juga memperlihatkan pentingnya kekuatan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Dengan pengawasan bersama, informasi mengenai potensi kebakaran dapat disampaikan lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Patroli berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Dari Jalan Matoa hingga Jalan Gajah Mada, pesan yang dibawa bukan sekadar patroli rutin, tetapi sebuah komitmen untuk menjaga Tenayan Raya tetap aman dari ancaman Karhutla.
Api boleh belum terlihat, tetapi kewaspadaan tidak boleh padam. Karena menjaga Pekanbaru bebas asap dimulai dari kepedulian di lingkungan sendiri.***










