KARHUTLA DIJAGA KETAT!

Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya Sisir Titik Rawan, Hasilnya Nol Api dan Nol Asap

Militer2 Dilihat

PEKANBARU,saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru. Patroli dan sosialisasi kembali dilakukan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut melibatkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan.

Patroli menyasar sejumlah jalur yang menjadi perhatian dalam upaya pencegahan Karhutla, khususnya di kawasan Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, personel juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mencegah munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi relatif aman. Berdasarkan laporan patroli, hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap nihil.

Patroli juga mencatat koordinat wilayah pemantauan pada Lat 0.555828° dan Long 101.572742° sebagai bagian dari pemantauan kawasan yang menjadi perhatian dalam pencegahan Karhutla.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu orang TNI dan satu orang Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli dilaksanakan menggunakan satu unit sepeda motor.

Kegiatan berlangsung secara tertib, aman dan lancar. Pemantauan serta sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah jajaran Koramil 07/Tenayan Raya diharapkan terus dilakukan secara konsisten, terutama menghadapi potensi meningkatnya kerawanan kebakaran di lahan terbuka.

Nol hotspot, nol titik api dan nol titik asap menjadi hasil pemantauan hari itu sekaligus menjadi sinyal penting bahwa kewaspadaan di lapangan tetap harus dipertahankan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *