PEKANBARU,saturealita.com–Suasana penuh semangat kebudayaan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Forum Komunikasi Jawa Keputih (FKJK) Riau yang digelar di Taman Rekreasi Alamayang, Jalan Harapan Raya, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan sejumlah pertunjukan seni dan budaya, termasuk peragaan Barong dan Celeng yang menjadi salah satu perhatian utama dalam rangkaian perayaan.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Peltu Afrianto hadir mewakili Danramil 07/TR. Kehadiran unsur TNI tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang mengedepankan pelestarian budaya sekaligus mempererat silaturahmi lintas elemen di Kota Pekanbaru.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan HUT FKJK Riau ke-7. Di antaranya perwakilan Gubernur Riau, perwakilan Wali Kota Pekanbaru melalui Kepala Dinas Pariwisata Akmal Khairi, Ketua LAM Riau Datuk Marjohan Yusuf, serta Ketua FKJK Riau Riyono Gede Trisongko.
Hadir pula Babinsa Kelurahan Tangkerang Timur, Bhabinkamtibmas, tokoh adat Jawa Riau, tokoh masyarakat Tangkerang Timur, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang berada di Kota Pekanbaru.
Barong dan Celeng Jadi Magnet Perayaan
Rangkaian acara diawali dengan sambutan protokol, kemudian dilanjutkan dengan peragaan Barong dan Celeng. Pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa budaya yang kuat sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertahankan seni tradisional di tengah perkembangan zaman.
Setelah pertunjukan budaya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua LAM Riau Datuk Marjohan Yusuf. Selanjutnya, sambutan dari Wali Kota Pekanbaru yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Akmal Khairi.
Pesan dari Pemerintah Provinsi Riau juga disampaikan melalui perwakilan Gubernur Riau yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Semarak budaya kemudian berlanjut dengan persembahan tarian yang turut menghidupkan suasana perayaan HUT FKJK Riau ke-7.
TNI-Polri dan Tokoh Masyarakat Hadir, Kebersamaan Jadi Kekuatan
Kehadiran unsur TNI, Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan menunjukkan bahwa peringatan HUT FKJK Riau tidak hanya menjadi momentum perayaan organisasi, tetapi juga ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan masyarakat.
Bagi masyarakat, keberadaan kegiatan kebudayaan seperti ini menjadi salah satu sarana untuk menjaga warisan seni dan tradisi sekaligus mempererat hubungan antarelemen masyarakat di Riau.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, HUT ke-7 FKJK Riau berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIB dan ditutup setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Perayaan tersebut sekaligus menjadi panggung bagi keberagaman budaya untuk terus hadir dan berkembang di tengah masyarakat Riau. ***






