Cegah Karhutla Sebelum Api Membesar, Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya

Gandeng Warga Sisir Wilayah Rawan Kebakaran

Militer6 Dilihat

Patroli di Jalan 70 Tuah Negeri hingga Jalan Melebung, Babinsa dan MPA Pastikan Tidak Ditemukan Titik Api, Asap, maupun Hotspot

PEKANBARU, Saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Serka Susanto bersama warga dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di kawasan yang rawan terbakar, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dalam patroli tersebut, Serka Susanto bersama personel MPA menyusuri sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemantauan, yakni Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman, sekaligus mengantisipasi potensi munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Kunci Pencegahan Karhutla

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan patroli menjadi bagian penting dari upaya pencegahan karhutla. Melalui sosialisasi secara langsung, warga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Langkah ini juga menjadi wujud sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menghadapi ancaman kebakaran yang dapat menimbulkan kerusakan ekosistem, pencemaran udara, gangguan kesehatan, hingga kerugian sosial dan ekonomi.

Pencegahan sejak dini dinilai penting agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih cepat dan tidak berkembang menjadi bencana yang berdampak luas bagi masyarakat.

Hasil pemantauan, titik api dan hotspot nihil

Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan indikasi kebakaran di sepanjang rute patroli.

Adapun hasil pemantauan di wilayah sasaran hotspot, titik api, nihil

Pemantauan dilakukan pada koordinat geografis Latitude 0.526485° dan Longitude 101.569617° sebagai salah satu titik referensi wilayah patroli.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang dilibatkan terdiri atas satu personel TNI dan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Untuk mendukung mobilitas di lapangan, digunakan satu unit sepeda motor (SPM).

Warga di Himbau Tidak Membuka Lahan Dengan Cara Membakar

Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi ini, masyarakat di wilayah Tenayan Raya diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan lahan yang mudah terbakar.

Warga juga diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.

Peran aktif masyarakat sangat diperlukan karena pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan Serka Susanto bersama warga dan MPA tersebut berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.

Dengan patroli rutin dan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan karhutla di wilayah Tenayan Raya diharapkan semakin optimal sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed