PEKANBARU (Saturealita.com)-Soal Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ada yang dikatakan masif dan juga insiden.
Jika dikatakan masif, perlu dilakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat yang memfaatkan lahannya dengan cara membakar.
“Kalau insiden, bukan tidak dilakukan patroli maupun sosialisasi, akan tetapi juga tidak terlepas pantauan serta pencegahan kami sebagai aparat TNI tempatan”, ujar Babinsa Sertu Santoso, Koramil, 04/Limapuluh, Kodim 0301/Pekanbaru saat melaksanakan patroli dan sosialisasi cegah Karhutla, Ahad pagi, (3/3/2024).
Dalam kegiatannya, selalu menghimbau kepada warga, supaya tidak membakar hutan serta lahan yang ada diwilayah khususnya Kelurahan Sungai Ukai RT 02 RW 04, Kelurahan Lembah Sari Jalan Lintas Sumut RT 02 RW 07, Kelurahan Pramuka RT 01 RW.16 dan Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Pekanbaru.
“Kegiatan ini, tutik cordinat posko Karhutla 0’34’20’N.101°22’28’E dengan hotspot, api dan asap nihil. Untuk kegiatan sendiri melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masing-masing satu orang dan dilengkapi satu unit sepeda motor dinas Koramil 04/Limapuluh”, uraian. (***)






