Bakar Lahan Bisa Jadi Petaka!

Babinsa Sialang Sakti Gebrak Warga, Cegah Karhutla Sebelum Api Mengamuk

Militer2 Dilihat

PEKANBARU,saturealita.com-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian serius di Kota Pekanbaru. Upaya pencegahan pun diperkuat hingga ke tingkat lingkungan masyarakat.

Langkah preventif tersebut dilakukan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Hari Surachman, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama tokoh masyarakat dan warga di Jalan Singkong RT 04/RW 09, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menggugah kesadaran masyarakat mengenai bahaya membakar lahan maupun sampah secara sembarangan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran ke kawasan perkebunan.

Dalam Komsos tersebut, Serda Hari Surachman bersama unsur kelurahan, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat serta warga membahas langkah pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) sekaligus pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pesan yang disampaikan cukup tegas: kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan dapat berubah menjadi bencana apabila api merambat ke lahan kering maupun areal perkebunan.

Babinsa juga mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk ikut menjadi bagian dari gerakan pencegahan karhutla. Kesadaran bersama dinilai menjadi salah satu kunci agar potensi munculnya titik api dapat ditekan sejak dini.

“Jangan sampai api kecil berubah menjadi bencana besar. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan sendiri,” menjadi semangat dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Sinergi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat dan warga diharapkan mampu menciptakan kepedulian bersama terhadap ancaman karhutla.

Selain menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kelurahan Sialang Sakti.

Kegiatan Komsos berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Langkah Babinsa ini sekaligus menegaskan bahwa perang melawan karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Satu api yang dicegah hari ini dapat menyelamatkan lingkungan dari bencana yang jauh lebih besar.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *