Laporan Kabiro Sumut
Medan,saturealita.com/-Satu unit sepeda motor Scoopy warna putih-merah dengan nomor polisi BM 6580 AAU raib dari teras rumah warga di Perumahan Ambassador Residence, Jalan Harmonika Baru, Tanjung Sari, Medan Selayang, ahad (23/8/2026). Ironisnya, aksi pencurian terjadi di lingkungan yang menerapkan sistem pengamanan security selama 24 jam.
Motor milik pasangan suami istri SH dan QI tersebut diketahui hilang setelah keduanya pulang sekitar pukul 00.30 WIB. Korban sebelumnya meninggalkan rumah sekitar pukul 16.30 WIB untuk menjenguk orang tua seorang rekan yang sedang sakit.
Kecurigaan semakin mencuat setelah korban mengetahui tiga unit CCTV di gerbang komplek ternyata telah rusak selama kurang lebih tiga bulan. Pihak security mengaku kerusakan tersebut sudah disampaikan kepada pengurus, namun hingga kejadian berlangsung belum juga diperbaiki.
Korban mempertanyakan efektivitas sistem keamanan komplek, terlebih warga disebut rutin membayar iuran keamanan sebesar Rp150 ribu per bulan. Polisi yang menerima laporan pada Senin (24/8) telah melakukan olah TKP dan menduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam kasus tersebut.
Pihak pengurus dan security kini berupaya mengumpulkan rekaman CCTV pribadi milik warga untuk mencari jejak pelaku. Namun hingga berita ini disiarkan, belum ditemukan rekaman yang secara pasti mengarah kepada pelaku maupun kronologi pencurian.
Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap sistem keamanan komplek. Ketika CCTV mati berbulan-bulan dan motor tetap bisa raib di kawasan yang diklaim dijaga 24 jam, pertanyaan besar kini tertuju pada efektivitas pengamanan serta tanggung jawab pengelola dalam memastikan keamanan penghuni. ***


