PEKANBARU,saturealita.com/-Senin, (29/12/25) Serma Herman, Babinsa Koramil 07 Tenayan Raya Kodim 0301 Pekanbaru, sekitar pukul 16.00 Wib lakukan monitor terkait agenda kegiatan simulasi penanganan kebakaran kantor Walikota Pekanbaru tahun 2025-2026.
Kegiatan berlangsung bertempat Perkantoran Walikota Pekanbaru Tenayan Raya Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03 Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru.
Bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Pekanbaru, kegiatan ini dalam bentuk pelatihan dan simulasi penanganan bencana kebakaran yang tidak diduga kapan akan terjadi.
Dalam giat tim Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru berikan penjelasan komprehensif mengenai prosedur dan teknik penanganan kebakaran, dimulai dari langkah-langkah awal ketika terjadi indikasi kebakaran, tata cara evakuasi yang aman dan tertib, hingga upaya pemadaman awal sebelum api membesar.
Para instruktur juga menerangkan pentingnya mengenali titik kumpul (assembly point), jalur evakuasi, serta pembagian peran di antara pegawai ketika terjadi keadaan darurat, agar proses penyelamatan jiwa dan pengamanan aset dapat berlangsung secara efektif dan terkoordinasi.
Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah pengenalan dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).
Tim Damkar menjelaskan jenis APAR dan fungsi masing-masing, serta cara memeriksa kelayakan alat, serta teknik penggunaannya yang benar, mulai dari posisi tubuh, cara menarik pin dalam pengaman, mengarahkan nozzle, hingga gerakan menyapu (sweeping) pada sumber api.
Selain itu, tim juga memberikan materi mengenai metode pemadaman api dengan menggunakan kain basah sebagai salah satu cara darurat ketika APAR tidak tersedia, misalnya untuk memadamkan api pada kompor atau sumber api kecil di area terbatas.
Untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan praktis, para pegawai kantor Walikota Pekanbaru diberi kesempatan untuk melakukan simulasi pemadaman api secara langsung.
Peserta secara bergiliran diberikan kesepatan untuk mempraktikkan penggunaan APAR tentunya di bawah bimbingan petugas Damkar, mulai dari tahap persiapan, pengoperasian, hingga teknik pemadaman yang aman.
Pegawai juga mempraktikkan metode pemadaman api menggunakan kain basah yang telah disiapkan, sehingga mereka memiliki alternatif tindakan darurat yang dapat diterapkan secara cepat apabila menghadapi situasi kebakaran awal.
Kegiatan simulasi ini berlangsung dalam suasana serius namun tetap komunikatif, dengan adanya sesi tanya jawab antara pegawai dan instruktur dari Damkar. Melalui diskusi tersebut, berbagai hal teknis terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan perkantoran dapat dipahami dengan lebih jelas, termasuk pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik, penataan dokumen dan bahan mudah terbakar, serta kedisiplinan dalam mematuhi standar keselamatan kerja.
Melalui pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran ini, tentunya Walikota Pekanbaru berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada pelayanan saja, tetapi juga pada aspek keselamatan dan keamanan kerja bagi seluruh pegawai dan masyarakat kota Pekanbaru yang hadir di lingkungan perkantoran Walikota Pekanbaru.
Diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun budaya sadar bencana, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan risiko dan dampak yang timbul apabila terjadi keadaan darurat kebakaran.
Hadir dalam kegiatan, Kadis Damkar Zarman Chandra S.S,STP,M.Si
Kadis Kesehatan Kota Pekanbaru
Kadis Perhubungan Kota Pekanbaru
Danramil 07/TR di wakili Batuud
Kapolres Kota Pekanbaru diwakili Kapolsek Tenayan Raya, Kabak bagian Umum Kota Pekanbaru, Kasad Pol PP
Kepala OPD Kota Pekanbaru, Menejer PLTU Tenayan Raya, Menejer PLN UP3 Kota Pekanbaru dan Anggota Damkar Kota Pekabaru
Sementara itu, Kekuatan Personil,
Koramil 07 Tenayan Raya sebanyak lima orang, Kapolsek Tenayan Raya, sepuluh 10 orang dan bersama, Dishub
Pol PP serta Damkar itu sendiri.
Kegiatan dalam rangka Latihan gladi Simulasi Penanganan Kebakaran Kota Pekanbaru berlangsung dalam stuasi keadaan aman dan terkendali dengan baik serta lancar. ***







