Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahannya
PEKANBARU,saturealita.com/-Sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Yusuf Gunawan, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla bersama warga masyarakat di wilayah Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, khususnya di daerah yang berpotensi mengalami kebakaran lahan saat musim kemarau.
Dengan menggandeng masyarakat secara langsung, Babinsa memberikan edukasi terkait tentang bahaya Karhutla, dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas perekonomian masyarakat.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang berada sepanjang Jalan Hangtuah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.
Selain melakukan pemantauan kondisi lahan, tim patroli juga berinteraksi dengan warga yang ditemui sedang berada lapangan untuk mengingatkan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila ditemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
Dalam pelaksanaan patroli, tim melakukan pengecekan pada area yang dianggap rawan terbakar dengan koordinat pemantauan berada di titik Latitude 0.514718° dan Longitude 101.486664°.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun titik asap.
Kondisi wilayah terpantau aman dan terkendali, sehingga situasi lingkungan tetap terjaga dari ancaman kebakaran.
Serda Yusuf Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.
Menurutnya, pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Kegiatan patroli melibatkan satu personel TNI dan dua orang warga masyarakat dengan menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana pendukung mobilitas di lapangan. Kehadiran warga dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilakukan berkesinambungan, menjadi harapan untuk kesadaran semua masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan semaksimal mungkin.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar. ***











