Kehadiran MPA Menjadi Bukti, Membantu Atasi TNI Dalam Tugas Mulia
PEKANBARU, saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru.
Pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Babinsa Kelurahan Industri Tenayan, Sertu S. Hermanto, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah yang dianggap rawan terjadinya kebakaran lahan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah terjadinya bencana Karhutla yang kerap menjadi ancaman saat musim kemarau. Selain melakukan pemantauan langsung ke lapangan, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Patroli dilakukan menyusuri sejumlah titik yang berada di wilayah Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, di antaranya Jalan 70 Kelurahan Industri Tenayan dan Jalan 45 Kecamatan Tenayan Raya. Kedua lokasi tersebut menjadi fokus pemantauan guna memastikan kondisi lahan tetap aman dan tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, Sertu S. Hermanto mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan merusak ekosistem.
Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran warga menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi lingkungan, kesehatan maupun ekonomi.
Patroli kali ini melibatkan satu personel TNI dan satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan dua unit sepeda motor patroli (SPM) untuk memudahkan mobilitas di lapangan.
Kehadiran MPA menjadi bukti bahwa upaya pencegahan Karhutla terus dibangun melalui kerja sama antara aparat dan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di titik koordinat Lat 0.555828° dan Long 101.572742°, petugas tidak menemukan adanya hotspot, titik api maupun kepulan asap. Kondisi tersebut menunjukkan wilayah yang dipatroli masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Meski demikian, Babinsa bersama unsur terkait tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengingat cuaca panas dan kondisi lahan kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran sewaktu-waktu.
Dengan dilaksanakannya patroli dan sosialisasi secara rutin, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk Karhutla serta ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga wilayah Tenayan Raya tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. ***






