Patroli Intensif Titik Rawan Karhutla, Tenayan Raya Dipastikan Tetap Aman dari Ancaman Api
PEKANBARU,saturealita.com/-Komitmen TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dibuktikan. Meski di hari libur, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, tetap turun langsung ke lapangan melaksanakan patroli terpadu dan sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terbakar di Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya preventif TNI AD dalam mengantisipasi munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu bencana kabut asap.
Patroli menyasar beberapa lokasi strategis di wilayah binaan Koramil 07/Tenayan Raya, di antaranya Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03 Kelurahan Tuah Negeri, Jalan Budi Luhur RT 01 RW 07 Kelurahan Industri Tenayan, Jalan Badak Ujung RT 02 RW 04 Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Budi Agung RT 03 RW 02 Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, Serma Herman juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, dampak buruk terhadap kesehatan, lingkungan, hingga ancaman sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan maupun lahan secara sengaja.
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Babinsa turut bersinergi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran, sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan indikasi munculnya titik api.
Hasil patroli menunjukkan situasi yang sangat menggembirakan. Berdasarkan pemantauan di lapangan dan titik koordinat yang telah diperiksa, tidak ditemukan hotspot, titik api, maupun titik asap. Kondisi ini menandakan wilayah Tenayan Raya masih berada dalam keadaan aman dan terkendali dari ancaman Karhutla.
Kegiatan patroli dilaksanakan dengan melibatkan satu personel TNI dan tiga anggota MPA yang menggunakan satu unit sepeda motor patroli untuk menjangkau lokasi-lokasi yang menjadi fokus pengawasan.
Keberhasilan menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran tidak terlepas dari sinergi antara aparat TNI, pemerintah, dan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada musim kemarau, guna memastikan tidak ada celah bagi munculnya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui langkah preventif yang konsisten ini, Kodim 0301/Pekanbaru berharap budaya menjaga lingkungan tanpa pembakaran lahan semakin tertanam di tengah masyarakat, sehingga Pekanbaru, khususnya wilayah Tenayan Raya, dapat tetap terbebas dari bencana Karhutla yang selama ini menjadi perhatian serius di Provinsi Riau.***







