609 Warga Daftar, 201 Lolos Screening!

Militer0 Dilihat
Kolaborasi TNI, Tzu Chi dan Awal Bros Buka Jalan Operasi Gratis di Pekanbaru

Pekanbaru,saturealita.com/-Semangat kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga di Kota Pekanbaru. Sebanyak ratusan warga mendapatkan kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis dalam kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-155 yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB, bertempat di RS Awal Bros, Jalan Hang Tuah Nomor 121, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Hari Surachman, turut melaksanakan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar.

Bakti sosial kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan medis namun memiliki keterbatasan dalam memperoleh akses tindakan kesehatan. Pelayanan yang diberikan mencakup operasi katarak, operasi hernia, pengangkatan benjolan, serta operasi bibir sumbing.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sebanyak 609 masyarakat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program pelayanan kesehatan gratis. Setelah melalui tahapan pemeriksaan dan screening medis, sebanyak 201 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.

 

Angka tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan terjangkau masih sangat besar di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini dinilai memiliki arti penting, bukan hanya dari sisi pelayanan medis, tetapi juga sebagai bentuk nyata kehadiran berbagai elemen dalam membantu masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Brigjen TNI Muhamad Yahya, S.A.P., selaku Kapok Sahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai, para Asisten Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Danpomdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Cpm Yudi Wahyudi, Ka Kesdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Ckm dr. Andre Novan, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., serta Dandim 0301/Pekanbaru yang diwakili Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madya Evan Hadi, S.Sos.

Hadir pula unsur TNI Angkatan Laut, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, para kepala badan pelaksana Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Persit Kodam XIX/Tuanku Tambusai, perwakilan RS Awal Bros Hang Tuah dr. Linda Fegita, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi JonHai Tai, serta masyarakat yang diperkirakan mencapai sekitar 250 orang pada rangkaian acara tersebut.

Kolaborasi Kemanusiaan Jadi Kekuatan Utama

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Awal Bros.

Dalam sambutannya, Direktur RS Awal Bros yang diwakili dr. Linda Fegita menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pelaksanaan tindakan medis, melainkan merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga kemanusiaan, institusi negara dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan mendapatkan tindakan medis tanpa harus menjadikan keterbatasan biaya sebagai penghalang untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

RS Awal Bros Group, sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang mendukung kegiatan tersebut, turut menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, mulai dari sumber daya manusia, tenaga medis, tenaga kesehatan hingga kebutuhan operasional lainnya.

Aspek keselamatan pasien, mutu pelayanan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian utama selama kegiatan berlangsung.

Kolaborasi antara RS Awal Bros, Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas manfaat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tzu Chi: Kepedulian Harus Hadir dan Dirasakan Masyarakat

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi, JonHai Tai, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, bakti sosial kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan serta pelayanan kesehatan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia kesehatan, institusi dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kegiatan-kegiatan kemanusiaan dapat memberikan dampak yang semakin luas.

Semangat tersebut menjadi pesan penting bahwa kepedulian sosial tidak dapat berdiri sendiri. Dibutuhkan kolaborasi banyak pihak agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

HUT Pertama Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TNI Tegaskan Komitmen Hadir untuk Rakyat

Sementara itu, Kapok Sahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Muhamad Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Peringatan satu tahun keberadaan Kodam XIX/Tuanku Tambusai tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk mensyukuri perjalanan pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempertegas komitmen agar TNI terus hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebelumnya juga telah dilaksanakan secara bertahap di jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Di antaranya bakti sosial, donor darah, anjangsana kepada keluarga besar TNI, khususnya keluarga purnawirawan, pemberian bantuan sosial, kegiatan olahraga serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Bakti sosial kesehatan kali ini menjadi salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut.

Melalui sinergi antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai, RS Awal Bros dan Yayasan Buddha Tzu Chi, masyarakat diberikan akses terhadap sejumlah tindakan medis yang tidak sederhana, mulai dari operasi katarak, operasi hernia, pengangkatan benjolan hingga operasi bibir sumbing.

Dari 609 Pendaftar, 201 Warga Dinyatakan Memenuhi Syarat

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah tingginya jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri.

Berdasarkan penyampaian dalam kegiatan, tercatat sebanyak 609 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti pelayanan kesehatan gratis. Setelah melewati proses pemeriksaan dan screening medis, sebanyak 201 orang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk memperoleh tindakan medis lebih lanjut.

Data tersebut dapat menjadi indikator tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya tindakan medis tertentu yang membutuhkan biaya dan penanganan profesional.

Karena itu, kehadiran program bakti sosial kesehatan seperti ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, kolaborasi antara institusi TNI, rumah sakit dan organisasi kemanusiaan menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

Simbol Persatuan, Tangan Satu Keluarga

Suasana kegiatan semakin mempertegas pesan persatuan melalui peragaan “Tangan Satu Keluarga”, yang menggambarkan kolaborasi antara RS Awal Bros dan TNI AD.

Simbol tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kebersamaan. Perbedaan latar belakang lembaga maupun tugas tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama ketika tujuan utamanya adalah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan doa.

Secara keseluruhan, Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-155 dalam rangka menyambut HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Kegiatan tersebut sekaligus meninggalkan pesan kuat bahwa semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Dari ruang pelayanan kesehatan RS Awal Bros Hang Tuah, semangat gotong royong itu diwujudkan dalam bentuk yang paling nyata: memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis, membuka akses bagi warga yang membutuhkan, serta mempertemukan kekuatan TNI, tenaga kesehatan dan lembaga kemanusiaan dalam satu tujuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *