Warga Diajak Meneladani Rasulullah dan Peduli Lingkungan
PEKANBARU,saturealita.com/-Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti halaman Musala Radatultolibin, Jalan Sail Gang Amal 2 RT 02/RW 13, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (10/9/2026) malam.
Ribuan jamaah dan masyarakat tampak antusias mengikuti Maulid Akbar dan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad, Lc., D.A., S.Pd., Ph.D., bersama Alhabib Muhammad bin Aidar Sahab.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Rejosari Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Yusup Gunawan, turut hadir melakukan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Pekanbaru, Komandan Koramil 07/Tenayan Raya, Kapolsek Kulim, Camat Tenayan Raya, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Kepala PT Bumisiak Pusako, Lurah Rejosari serta para jamaah dan masyarakat Kelurahan Rejosari.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua panitia, sambutan Wakil Wali Kota Pekanbaru, kemudian memasuki acara inti berupa tausiah Maulid Akbar yang disampaikan Ustaz Abdul Somad.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pekanbaru Makarius Anwar, SE, mengajak masyarakat menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, tetapi harus mampu memberikan nilai dan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya menghadapi kondisi cuaca saat ini.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembiaran terhadap sampah, baik sampah organik maupun material lainnya, karena persoalan lingkungan dapat memberikan dampak terhadap kondisi sekitar, termasuk meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan keagamaan malam itu. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya diwujudkan dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
Memasuki acara inti, jamaah kemudian mengikuti tausiah yang disampaikan Ustaz Abdul Somad. Kehadiran UAS menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dengan gaya penyampaian yang khas, tausiah Maulid Akbar tersebut menjadi momentum bagi jamaah untuk kembali mengingat perjuangan, akhlak, keteladanan dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW dalam membangun kehidupan yang berlandaskan iman dan akhlakul karimah.
Kegiatan Maulid Akbar dan Tabligh Akbar tersebut berlangsung dengan penuh khidmat. Kehadiran aparat kewilayahan turut mendukung terciptanya suasana aman dan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Monitoring yang dilakukan Babinsa Serda Yusup Gunawan menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memastikan kegiatan masyarakat di wilayah binaannya dapat berjalan dengan lancar.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di halaman Musala Radatultolibin dan sekitarnya dilaporkan aman, tertib dan kondusif.
Peringatan Maulid Akbar di Rejosari pun meninggalkan pesan penting: kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada lantunan sholawat dan ceramah, tetapi diwujudkan melalui akhlak, kepedulian sosial, menjaga lingkungan serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.***












