Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Perkuat Edukasi Cegah Karhutla Hingga Tingkat Masyarakat

Militer0 Dilihat
Patroli Menyisir Empat Titik Rawan

PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menjadi perhatian serius jajaran Kodim 0301/Pekanbaru.

Memasuki musim yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya kembali turun langsung ke lapangan melaksanakan patroli terpadu sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman karhutla.

Pada Rabu, 14 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serma Herman, melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah wilayah yang berada dalam tanggung jawab Koramil 07/Tenayan Raya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Kodim 0301/Pekanbaru dalam meminimalisasi potensi kebakaran yang dapat mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas perekonomian.

Patroli difokuskan pada kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan, sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Serma Herman mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Empat lokasi menjadi sasaran patroli, yakni Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04 RW 03 Kelurahan Tuah Negeri, Jalan Budi Luhur RT 01 RW 07 Kelurahan Industri Tenayan, Jalan Badak Ujung RT 02 RW 04 Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Budi Agung RT 03 RW 02 Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, Babinsa juga berdialog dengan warga mengenai pentingnya deteksi dini apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran, seperti munculnya asap maupun aktivitas pembakaran lahan.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan indikasi tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum api meluas.

Dalam patroli kali ini, Serma Herman didampingi tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Sinergi antara TNI dan MPA dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga kawasan rawan karhutla, karena keberadaan masyarakat di lapangan mampu mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi kebakaran.

Dengan menggunakan satu unit sepeda motor operasional, patroli menyusuri sejumlah titik yang telah ditentukan sambil memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Hasil pemantauan menunjukkan situasi wilayah berada dalam kondisi kondusif.

Berdasarkan hasil patroli, tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di seluruh lokasi yang dipantau. Kondisi tersebut menunjukkan upaya pencegahan yang selama ini dilakukan secara berkesinambungan mulai memberikan hasil positif, meski kewaspadaan tetap harus dipertahankan mengingat perubahan cuaca dapat meningkatkan risiko kebakaran sewaktu-waktu.

Kodim 0301/Pekanbaru melalui Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap akibat karhutla.

Melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan patroli berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga budaya menjaga lingkungan tanpa melakukan pembakaran lahan dapat terus tumbuh.

  1. Kolaborasi antara aparat TNI, MPA, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan wilayah Tenayan Raya yang aman, hijau, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *