Pengungkapan Pelaku Pemburuan Satwa Liar di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU,saturealita.com/-Tidak ada kata ampun bagi semua pelaku perburuan satwa liar khususnya yang ada di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau.
Sebab mereka ini, sama sekali tidak mempunyai hati nurani untuk menjaga serta memelihara satwa liar tersebut.
Demikian yang mana saat ini, sedang dilakukan oleh Kapolda Riau bersama jajarannya untuk terus mengungkap siapa dan berapa banyak sendikat atau pelaku dibalik aksi ini.
Diketahui, belum lama ini, Polda Riau baru saja mengungkap salah satu mati seekor gajah Sumatra berlokasi di Blok C99 kawasan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper. (RAPP), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Selasa, (2/3/26) beberapa hari lalu.
Dari Konsiten Polda Riau mencari dan mengungkapkan siapa saja pelaku yang terlibat, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Fuad Santoso SH. MH berikan apresiasi khusus kepada Kapolda Riau Irjen. Pol. Herry Heryawan atas Pengungkapan yang dilakukan pelaku perburuan satwa liar.
“Sebagai lembaga yang bernaung di bawah payung Pemerintah yakni generasi muda sebagai pelopor negara ini, mengapresiasi atas tindakan cepat Kapolda Riau bersama jajarannya. Kami sangat mendukung dan berharap hal ini, tidak akan pernah terjadi kembali dan juga menjadi pelajaran berharga bagi pelaku pemburu satwa liar dimanapun berada”, tegas Fuad Santoso kepada media online ini, Rabu, (4/3/26) petang.
Kemudian dirinya juga salut bahwa, tindakan yang dilakukan Polda Riau dan sudah mengamankan pelaku lebih kurang sebanyak 15 orang. “tentunya jika masih ada pelaku selain 15 orang ini, yang kabarnya masih ada tiga lagi yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) segera terungkap”, tutupnya. ***


