Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla, Koramil 07/Tenayan Raya Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat

oleh -20 Dilihat
oleh
Danramil, Bersama Kita Bisa Atasi Bahaya Karhutla

PEKANBARU,saturealita.com-Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru terus mengintensifkan kegiatan patroli dan sosialisasi di sejumlah wilayah yang dianggap rawan terjadinya kebakaran.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk langkah preventif guna mengantisipasi munculnya titik api yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

Patroli dan sosialisasi yang dilakukan para Babinsa tersebut menyasar kawasan lahan kosong, semak belukar, perkebunan masyarakat, serta daerah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran saat musim kemarau.

Dalam pelaksanaannya, para Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga melakukan atau memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Danramil 07/Tenayan Raya dengan tegas menyampaikan bahwa kegiatan patroli terpadu dan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui Kodim 0301/Pekanbaru dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk menekan angka fantastis kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif dibandingkan penanggulangan setelah kebakaran terjadi.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak yang sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat kabut asap, hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat,” ujarnya Danramil melalui Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S.Hermanto, Senin, (1/6/26) kemarin.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, sekaligus diajak untuk berperan aktif melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi atau tanda-tanda munculnya titik api di wilayah mereka.

Para Babinsa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla.

Selain itu, patroli rutin dilakukan guna memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran lahan secara sengaja maupun akibat kelalaian.

Tim patroli turut memeriksa area-area yang rentan terbakar dan melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta kelompok peduli lingkungan untuk memperkuat pengawasan di tingkat wilayah.

Karhutla bukan hanya berdampak pada kerusakan ekosistem dan hilangnya keanekaragaman hayati, tetapi juga dapat menyebabkan pencemaran udara yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan dapat memicu berbagai penyakit pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Oleh karena itu, kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan.

Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi dilaksanakan secara berkelanjutan, Koramil 07/Tenayan Raya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta memiliki kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.

Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan wilayah jajaran Koramil 07/Tenayan Raya tetap aman, kondusif, serta terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, melindungi kelestarian alam, serta menciptakan wilayah yang sehat dan bebas dari dampak buruk Karhutla demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang. ***