Pastikan Sialang Sakti Tetap Bebas Karhutla
PEKANBARU, saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus menjadi perhatian serius jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru.
Tidak menunggu munculnya titik api, aparat teritorial memilih bergerak lebih awal dengan melakukan patroli rutin sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar ancaman Karhutla tidak pernah mendapat ruang untuk berkembang.
Pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serda Hari Surachman, melaksanakan patroli terpadu dan sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
Kegiatan tersebut difokuskan pada kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran, sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan.
Patroli menyisir lima lokasi, yakni Jalan Sumatra RT 02 RW 12, Jalan Sialang Bungkuk RT 01 RW 12, Jalan Simpang Badak Hang Tuah, Jalan Sekuntum, serta Jalan Budi Luhur.
Di setiap titik, Serda Hari Surachman mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya asap ataupun api.
Menurutnya, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanggulangan ketika kebakaran sudah terjadi. Karena itu, pendekatan persuasif melalui komunikasi sosial menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lapangan di sekitar Posko Karhutla. Hasil pemantauan menunjukkan situasi wilayah dalam kondisi aman dan terkendali.
Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di kawasan yang dipantau, sehingga kondisi ini menjadi indikator bahwa langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai membuahkan hasil.
Kegiatan ini turut melibatkan unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bersama Babinsa menyusuri wilayah menggunakan satu unit sepeda motor operasional. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga wilayah dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki musim yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.
Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga wilayah binaan tetap aman, hijau, dan bebas dari kebakaran.
Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pencegahan, sebab Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Dengan nihilnya hotspot, titik api, dan titik asap pada hasil patroli kali ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kolaborasi yang terus terjalin antara Babinsa dan warga menjadi bukti bahwa pencegahan yang dilakukan secara konsisten mampu menciptakan rasa aman sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Tenayan Raya. ***











