Siap Lanjutkan Warisan Prestasi Atlet Disabilitas
PEKANBARU,saturealita.com/– Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau resmi menuntaskan agenda utamanya dengan memilih ketua dan kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Forum yang digelar di Hotel Furaya Pekanbaru, Selasa (7/7/2026), menjadi momentum penting dalam memastikan keberlangsungan pembinaan olahraga disabilitas di Provinsi Riau tetap berjalan sesuai amanat organisasi.
Pelaksanaan Musprovlub tersebut merupakan tindak lanjut dari ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pengurus Pusat NPCI yang mengatur bahwa apabila ketua provinsi maupun kabupaten/kota berhalangan tetap atau meninggal dunia, maka wajib dilaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa untuk memilih kepemimpinan baru secara demokratis.
Ketua Bidang Organisasi NPCI Pusat, Rio Suseno, menegaskan bahwa mekanisme pergantian kepemimpinan bukan sekadar memenuhi aturan organisasi, tetapi juga menjadi langkah strategis menjaga kesinambungan pembinaan atlet paralimpik di daerah.
Menurutnya, sosok yang dipercaya memimpin NPCI harus memiliki integritas, dedikasi, kemampuan manajerial, serta komitmen kuat dalam membangun organisasi agar semakin maju dan mampu mencetak prestasi.
Rio mengungkapkan bahwa Riau memiliki sejarah panjang dalam dunia olahraga disabilitas. Di bawah kepemimpinan almarhum Jaya Kusuma, NPCI Riau mampu menorehkan berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Riau memiliki sejarah yang luar biasa. Almarhum Jaya Kusuma telah membawa nama daerah ini dikenal melalui prestasi atlet-atlet disabilitas. Karenanya, saya sangat berharap sekali kepemimpinan baru benar-benar dipegang oleh figur yang berkompeten dan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan organisasi ke depan semakin besar. Selain pembinaan atlet yang harus berjalan berkesinambungan, pengurus baru dituntut mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder, serta seluruh pengurus NPCI kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Sementara itu, Ketua NPCI Riau terpilih, Indra Warman, menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang diberikan seluruh peserta Musprovlub. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan meneruskan perjuangan yang telah dirintis almarhum Jaya Kusuma sekaligus menyelesaikan berbagai program yang belum terlaksana.
Indra mengatakan fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat pembinaan atlet, menyelesaikan agenda organisasi yang tertunda, serta mempersiapkan berbagai kegiatan penting dalam waktu dekat, termasuk agenda pembinaan pada Agustus mendatang hingga menghadapi Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) tahun 2028.
“Insya Allah kami akan melanjutkan seluruh program yang belum terselesaikan. Persiapan kegiatan pada bulan Agustus hingga menuju Peparprov 2028 menjadi prioritas kami. Untuk mewujudkan itu tentu dibutuhkan dukungan seluruh pengurus NPCI kabupaten dan kota serta semua pihak yang peduli terhadap kemajuan olahraga disabilitas di Riau,” kata Indra.
Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan soliditas seluruh pengurus, NPCI Riau mampu mempertahankan tradisi prestasi yang selama ini telah dibangun sekaligus melahirkan atlet-atlet paralimpik berprestasi yang mampu mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional maupun internasional.
Berakhirnya Musprovlub menandai dimulainya babak baru perjalanan NPCI Riau. Harapan besar kini tertumpu kepada kepengurusan baru agar mampu menjaga warisan prestasi, memperkuat pembinaan atlet disabilitas, dan menjadikan Riau sebagai salah satu kekuatan utama olahraga paralimpik di Indonesia. ***
