Benteng Baru Cegah Ledakan Hipertensi dan Diabetes di Pekanbaru
PEKANBARU,saturealita.com/-Ancaman penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Kedua penyakit yang dikenal sebagai silent killer ini terus menunjukkan tren peningkatan dan kerap menyerang tanpa gejala, hingga akhirnya memicu komplikasi berat seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, bahkan kebutaan.
Menjawab tantangan tersebut, Puskesmas Payung Sekaki menghadirkan sebuah terobosan pelayanan kesehatan melalui inovasi BERSERI (Bersama Kendalikan Hipertensi dan Diabetes). Program ini digagas sebagai langkah strategis untuk memperkuat deteksi dini, pengendalian penyakit, sekaligus membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Kepala Puskesmas Payung Sekaki, dr. Uvirda, MKM, menegaskan bahwa hipertensi dan diabetes tidak lagi dapat dipandang sebagai penyakit biasa. Tingginya angka kasus serta besarnya risiko komplikasi membuat upaya pencegahan harus dilakukan secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan.
“Sering kali penderita tidak menyadari dirinya mengidap hipertensi atau diabetes karena gejalanya tidak dirasakan. Ketika diketahui, kondisinya sudah memasuki tahap komplikasi. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci utama,” ujarnya.
Melalui program BERSERI, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, tetapi juga memperoleh konsultasi medis, edukasi pola hidup sehat, pemantauan kepatuhan konsumsi obat, hingga pendampingan jangka panjang agar penyakit dapat dikendalikan dengan baik.
Inovasi ini menjadi wajah baru pelayanan kesehatan primer yang tidak lagi berorientasi pada pengobatan semata, melainkan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatannya sejak dini. Pendekatan promotif dan preventif diperkuat agar risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan.

Puskesmas Payung Sekaki juga mengajak masyarakat, terutama mereka yang berusia di atas 15 tahun, memiliki riwayat keluarga hipertensi maupun diabetes, mengalami kelebihan berat badan, atau memiliki faktor risiko lainnya untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan melalui layanan BERSERI.
Dengan pendampingan yang berkesinambungan, masyarakat diharapkan mampu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik yang cukup, pengelolaan stres, serta kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih efektif dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit kronis yang selama ini menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan.

“BERSERI hadir bukan hanya untuk mengobati, tetapi menjadi sahabat masyarakat dalam mengendalikan hipertensi dan diabetes. Harapan kami, semakin banyak warga yang sadar pentingnya pemeriksaan rutin sehingga komplikasi dapat dicegah dan kualitas hidup tetap terjaga,” tutup dr. Uvirda.
Melalui inovasi BERSERI, Puskesmas Payung Sekaki menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan modern tidak hanya diukur dari kemampuan mengobati penyakit, tetapi juga dari keberhasilannya membangun masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan terlindungi dari ancaman silent killer yang mengintai tanpa disadari. ***

