Tutup Celah Karhutla, Wilayah Rawan Dipastikan Tetap Steril dari Titik Api
PEKANBARU,saturealita.com/-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus menjadi perhatian serius jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru. Di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serka Susanto, bersama unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli terpadu sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kegiatan yang berlangsung dengan melibatkan masyarakat tersebut menyasar kawasan Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya. Kedua lokasi tersebut menjadi bagian dari wilayah pemantauan rutin guna memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran lahan maupun indikasi munculnya titik api yang dapat memicu bencana asap.
Selain melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lapangan, Serka Susanto juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran sudah terjadi.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan bahwa Karhutla tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan, aktivitas ekonomi, transportasi, hingga kualitas udara. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pencegahan Karhutla.
Babinsa juga mengajak warga agar segera melaporkan apabila menemukan adanya kepulan asap ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Respons cepat dari masyarakat dinilai mampu meminimalisasi risiko meluasnya kebakaran sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Patroli dilakukan secara menyeluruh dengan memanfaatkan kendaraan dinas roda dua untuk menjangkau area yang menjadi sasaran pemantauan. Seluruh titik yang dilalui diperiksa secara detail, termasuk lahan kosong, semak belukar, dan kawasan yang selama ini masuk kategori rawan terbakar.
Berdasarkan hasil patroli, situasi di lapangan terpantau dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap selama kegiatan berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla terus mengalami peningkatan berkat sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Patroli ini turut melibatkan satu personel TNI dan dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bersama-sama melakukan pengawasan terhadap wilayah binaan. Sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah Tenayan Raya tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dengan koordinat pemantauan berada di titik 0.555864° Lintang dan 101.572575° Bujur, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli rutin serta memperkuat edukasi kepada masyarakat sebagai langkah nyata menjaga lingkungan tetap aman, lestari, dan terbebas dari ancaman Karhutla. ***











