Babinsa Tenayan Raya Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Nobar Subuh
PEKANBARU, saturealita.com/-Demam Piala Dunia kembali menyatukan jutaan pasang mata di berbagai belahan dunia.
Euforia turnamen sepak bola terbesar itu tidak hanya terasa di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau lingkungan permukiman hingga tingkat kelurahan.
Momen tersebut dimanfaatkan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Peltu Afrianto, untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang berlangsung di sebuah kafe di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat dini hari (10/7/2026).
Di tengah suasana penuh semangat para pencinta sepak bola yang rela begadang demi menyaksikan pertandingan, kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi pemandangan yang mendapat sambutan positif.
Tidak sekadar menikmati jalannya pertandingan, Peltu Afrianto memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun komunikasi sosial (komsos), mendengar langsung aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama kegiatan berlangsung.
Menurut sejumlah warga, kehadiran aparat teritorial di tengah aktivitas santai masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa Babinsa tidak hanya hadir saat ada persoalan, tetapi juga ikut merasakan kebersamaan dalam berbagai kegiatan positif warga.
Salah seorang warga, Yandi, mengaku mengapresiasi kepedulian Babinsa yang dinilainya selalu meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat binaannya.
“Luar biasa Babin kita ini, selalu menyempatkan waktu untuk warga binaannya. Kami merasa lebih dekat karena beliau tidak hanya datang saat ada kegiatan resmi, tetapi juga hadir dalam suasana santai seperti ini,” ujarnya.
Suasana nobar berlangsung penuh keakraban. Sesekali terdengar sorak sorai penonton ketika pertandingan memasuki momen-momen penting. Meski antusiasme tinggi, seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati sesama pengunjung kafe.
Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran nyata pendekatan humanis yang terus diterapkan aparat kewilayahan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
Melalui komunikasi yang berlangsung secara informal, berbagai informasi maupun kondisi lingkungan dapat diketahui lebih cepat sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Peltu Afrianto menilai bahwa momentum seperti Piala Dunia dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah warga merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan emosional sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Nonton bareng yang dimulai sejak pukul 3 hingga menjelang subuh itu berakhir sekitar pukul 04.00 WIB.
Setelah pertandingan usai, para pengunjung membubarkan diri dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.
Situasi di lokasi dilaporkan tetap aman, kondusif, dan terkendali. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali menjadi bukti bahwa membangun kedekatan tidak selalu dilakukan melalui kegiatan formal, melainkan juga lewat momen sederhana yang mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan antara TNI dengan warga di wilayah binaannya. ***












