Menyusuri Titik Rawan Api

Militer0 Dilihat
Babinsa Tenayan Raya Bergerak Cegah Karhutla Sejak Dini

Pekanbaru, saturealita.com/-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Senin, 31 Agustus 2026, langkah pencegahan kembali dilakukan melalui patroli dan sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi rawan terbakar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB oleh Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Sertu S. Hermanto, bersama warga Kelurahan Industri Tenayan. Patroli ini merupakan bagian dari langkah kewaspadaan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, untuk mengantisipasi munculnya titik api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

Dengan menyusuri sejumlah ruas yang menjadi rute pemantauan, personel bergerak dari Jalan Matoa, Kelurahan Industri Tenayan, hingga kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya. Patroli dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan tetap terkendali sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, pemantauan juga dilakukan di sekitar koordinat 0.555828° Lintang Selatan dan 101.572742° Bujur Timur. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi relatif aman. Hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa pada saat patroli berlangsung tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran di lokasi yang dipantau.

Tak hanya mengandalkan pemantauan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pencegahan karhutla sejak dini. Masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi atau lahan yang mudah terbakar ketika kondisi cuaca dan kelembapan mendukung terjadinya kebakaran.

Patroli tersebut melibatkan satu personel TNI dan lima orang masyarakat peduli api (MPA) dengan dukungan satu unit sepeda motor. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem kewaspadaan berbasis lingkungan, sehingga potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan lancar. Patroli rutin semacam ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga wilayah Tenayan Raya dari ancaman karhutla, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *